PALEMBANG — Dua dari empat pelaku pemalakan brutal di Simpang Macan Lindungan, Palembang yang menikam truk, Al Kodirin (44) asal Lampung Timur, berhasil diringkus polisi kurang dari 24 jam setelah insiden.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, mengonfirmasi penangkapan tersebut.
“Benar, dua pelaku sudah berhasil kami tangkap oleh Tim Opsnal Pidum,” ujarnya singkat namun tegas, Selasa (25/11/2025).
Dipimpin Ipda Popay, tim opsnal kini masih memburu dua pelaku lainnya sambil mendalami peran masing-masing tersangka.
“Sabar ya, masih dikembangkan,” lanjut Andrie sebagaimana dilansir Wawai News.
Kejadian bermula saat Al Kodirin dan kernetnya, Husaini (36), terjebak macet momentum yang biasanya dimanfaatkan warga untuk scroll Tiktok, namun di Palembang bisa berubah jadi episode kriminal.
Empat orang tidak dikenal mendatangi kabin truk. Tiga menuju sisi sopir, satu menghampiri Husaini.
Dialog absurd pun terjadi:
Pelaku: “Minta uang untuk beli minum.”
Korban: “Ayo minum bareng.”
Pelaku: “Ayo, ke Indomaret.”
Korban: memberi Rp2.000
Jumlah yang bahkan tak cukup untuk beli air mineral kecil, apalagi “minuman” versi preman jalanan. Pelaku pun marah mungkin bukan soal uangnya, tapi soal harga diri kriminal yang dianggap didiskon.
Keempat pelaku mencoba menahan mobil. Korban turun mengambil sebatang besi, sementara pelaku kembali dengan “senjata beragam edisi promo”: pisau, batu, dan bambu.
Pertikaian pecah. Korban sempat memukul pelaku bersenjata pisau, namun pelaku bangkit dan mengejar. Dalam hitungan detik, korban tergeletak bersimbah darah di samping pintu sopir.
Husaini sempat mencoba menahan tiga pelaku, tetapi dilempar batu mengenai bahunya.
“Pelaku yang bawa pisau lari, tiga lainnya ikut lari,” ujarnya.
Simpang Macan Lindungan bukan persimpangan sembarangan. Ia adalah titik lalu lintas krusial Palembang—penghubung Demang Lebar Daun, Kolonel Burlian, hingga akses bandara.
Sayangnya, selain menjadi jalur mobilitas, tempat ini juga kerap menjadi panggung aksi kriminal jalanan yang tak kalah dramatis dari sinetron prime time.












