KOTA BEKASI — Cabang olahraga akuatik Kota Bekasi tak mau sekadar jadi pelengkap di ajang Porprov Jawa Barat 2026. Targetnya tegas dan terukur, 10 medali emas.
Ketua Umum Akuatik Kota Bekasi, Anim Imamuddin, memastikan persiapan atlet sudah memasuki fase serius. Bahkan, dalam waktu dekat agenda pelatihan Wasjur (Wasit dan Juri) juga akan digelar sebagai bagian dari penguatan teknis.
“Kalau ditanya kesiapan, kami sangat siap. Atlet sudah masuk masa karantina atau training center,” ujar Anim, Senin (16/2).
Secara total, Akuatik Kota Bekasi memiliki 155 atlet dari berbagai nomor. Namun untuk Porprov 2026, komposisi difokuskan pada kekuatan inti.
Untuk cabang renang, sebanyak 15 atlet kini menjalani training center. Sementara tim polo air diperkuat satu skuad penuh berisi 17 atlet ada dua tim.
“Kalau atlet kita banyak. Untuk polo air satu tim 17 orang, renang ada 15 atlet yang sekarang dalam TC,” jelasnya.
Langkah karantina dilakukan untuk menjaga fokus, disiplin latihan, serta meningkatkan performa menjelang kompetisi tingkat provinsi tersebut.
Bidikan 10 emas bukan tanpa hitungan. Bekasi selama ini dikenal memiliki potensi kuat di nomor-nomor renang tertentu dan polo air.
Menariknya, seluruh atlet yang dipersiapkan merupakan warga Kota Bekasi. Meski sebelumnya ada yang memperkuat daerah lain, kini mereka “dipulangkan” untuk membela kota sendiri di Porprov.
“Semua atlet kita warga Kota Bekasi. Ada yang dulu memperkuat daerah lain, tapi untuk Porprov ini kita tarik kembali,” paparnya.
Strategi ini dinilai sebagai upaya konsolidasi kekuatan agar tak ada potensi lokal yang lepas begitu saja.
Di balik optimisme itu, ada catatan soal dukungan anggaran. Saat dikonfirmasi mengenai support dari KONI terkait pembinaan, Anim mengakui belum sepenuhnya maksimal.
Namun ia memilih tak menjadikannya alasan.
“Sementara kita talangi dulu. Cabor lain juga belum tentu langsung cair. Pembinaan kan beda-beda, tergantung kebutuhan atlet,” katanya.
Bagi pengurus, pembinaan atlet bukan proyek musiman. Konsistensi latihan, fasilitas, nutrisi, hingga kompetisi try out menjadi kebutuhan utama yang tak bisa ditunda hanya karena administrasi.
Porprov Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada pertengahan hingga akhir tahun 2026, dengan pembukaan direncanakan sekitar bulan September 2026 dan mempertandingkan puluhan cabang olahraga di sejumlah daerah tuan rumah di Jawa Barat.***













