Scroll untuk baca artikel
Wisata

Pulau Tidung Disulap Jadi “Surga Cahaya” Festival Pulau Bersinar

×

Pulau Tidung Disulap Jadi “Surga Cahaya” Festival Pulau Bersinar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Dinas Parekraf DKI Jakarta menggelar "Festival Pulau Bersinar" yang digelar pada 25-30 November 2025. - Foto Pemkab Kepulauan Seribu

JAKARTA – DKI Jakarta tampaknya tak ingin hanya dikenal sebagai kota yang sibuk dan macet. Melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf), Ibu Kota mencoba menunjukkan sisi lain yang lebih puitis atau setidaknya lebih berkilau dengan menghadirkan “Festival Pulau Bersinar” di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, pada 25–30 November 2025.

Kepala Seksi Pemasaran dan Atraksi Dinas Parekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, mengatakan bahwa festival ini merupakan “pesta cahaya skala besar” yang digadang-gadang sebagai terobosan wisata malam estetik yang bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga dompet masyarakat setempat.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Festival Pulau Bersinar ini menjadi bukti bahwa Kepulauan Seribu punya kelas sebagai destinasi wisata malam yang inovatif dan berpotensi menggerakkan ekonomi lokal,” kata Lucky.

BACA JUGA :  Danau Duta Harapan Bekasi Utara Resmi Dibuka, Siap Saingi Maldives Versi Hemat!

Terjemahan bebasnya: Pulau Tidung kini tak cuma dikenal karena jembatan cinta, tapi juga karena lampu-lampu mahal yang (semoga) tak padam saat angin laut datang.

Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Tri Indrawan, menambahkan bahwa festival ini mengusung konsep “immersive light experience” sebuah frasa yang berarti cahaya, musik, seni visual, dan kreativitas warga dipadukan hingga pengunjung merasa benar-benar tenggelam dalam suasana (tanpa perlu basah oleh ombak).

Tri menyebut ada sebelas titik instalasi cahaya spektakuler yang dipasang di area strategis Pulau Tidung. Instalasi tersebut dirancang bukan hanya untuk mengundang decak kagum wisatawan, tetapi juga sebagai pemanasan menuju ulang tahun Jakarta ke-500.

BACA JUGA :  Bogor Akan Miliki Jembatan Gantung 530 Meter

“Jakarta mau ulang tahun ke-500 tahun, dan tidak lupa dengan Kepulauan Seribu. Maka kita songsong Jakarta dengan Pulau Bersinar,” ujarnya.

Aneka atraksi visual bernuansa futuristik menghiasi festival ini. Mulai dari “projection mapping on trees”, laser light, light bridge ambience, wave of light, hingga colorful trees dan dancing line yang membuat pepohonan dan jalanan Pulau Tidung terlihat seperti masuk ke film fantasi yang diproduksi dengan anggaran cukup serius.

Sementara pengunjung sibuk berfoto dan membuat konten, panggung hiburan pun tak kalah meriah. Festival ini menghadirkan deretan musisi dan performer seperti Wina Gacima, Vanny Rizqy, Diskopantera, Namoy Budaya, Dara Fu, Gangstarasta, Irama Pantai Selatan, Gudthings, Pemuda Sinar Mas, hingga Monkey Boots.

BACA JUGA :  Inilah Tempat Wisata Asyik di Jakarta Isi Waktu Libur Panjang Januari

Kehadiran musisi-musisi tersebut diharapkan menjadi magnet tambahan agar pengunjung bukan hanya datang untuk cahaya, tetapi juga betah hingga larut selama kapal untuk pulang masih tersedia.

Dengan rangkaian cahaya, musik, dan kreativitas lokal, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tampaknya berambisi menjadikan Pulau Tidung bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga ikon wisata malam kelas metropolitan.

Setidaknya, untuk satu minggu ini, Kepulauan Seribu benar-benar memenuhi namanya, bukan hanya seribu pulau tapi juga ribuan cahaya.***