Scroll untuk baca artikel
Lampung

Puluhan Rumah Rusak di Pasirsakti, Akibat Amukan Angin Puting Beliung

×

Puluhan Rumah Rusak di Pasirsakti, Akibat Amukan Angin Puting Beliung

Sebarkan artikel ini
angin puting beliung di pasir sakti Lampung Timur
Angin Puting beliung menerjang dua desa di wilayah Pasir Sakti, Lampung Timur, Senin sore (6/12/2021) - foto secrenshot video warga

WAWAINEWS – Angin puting beliung disertai hujan kembali menerjang puluhan rumah di beberapa dusun di dua desa wilayah Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 17.35 WIB pada Senin (6/12/2021).

Beberapa rumah warga di Dusun 7 Desa Karya Tani dan Dusun 6 Desa Pasir Sakti. Angin juga menumbangkan pohon hingga mengakibatkan terjadi pemadaman listrik di dusun IV Bayur Sari.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kepala Desa Pasirsakti, Suwarto mengakui bahwa dampak dari angin puting beliung mengakibat 87 rumah terdampak baik rusak berat ataupun rusak ringan. Ia memastikan satu rumah rusak berat.

BACA JUGA :  Nunik Luncurkan Operasi Pasar Bersubsidi Ketiga di Tubaba

Ia mengatakan di dusun IV Bayur sari aman. Pamong desa masih terus melakukan identifikasi di lapangan dan kendala malam hari ini hujan turun lagi. Pihak PLN telah melakukan pembenahan kabel. Sementara penerangan hanya menggunakan lilin.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Lampung Timur, kejadian berlangsung pukul 17.15 WIB, dan menghancurkan sejumlah atap rumah warga.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun berdasarkan laporan terdapat dua rumah warga mengalami rusak berat akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan dengan intensitas tinggi.

“Telah terjadi hujan disertai angin kencang dengan intensitas curah hujan tinggi, sehingga dua rumah mengalami kerusakan milik pak Hartono dan Kaselan,” kata Joe.

BACA JUGA :  Innalillahi, Orang Tua Mursalin yang Tewas Setelah Dijemput Petugas di Desa Bojong, Meninggal

Sementara itu, Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Raden Intan II Lampung Rudi Harianto membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini BMKG sedang melakukan analisa penyebab terjadinya angin puting beliung di Lampung Timur.

“Masih kami analisa, karena kejadian di tahun ini bukan pertama kali, sudah terjadi juga bulan Februari lalu,” ujarnya.