Scroll untuk baca artikel
Nasional

Puncak Mudik Meledak di Merak! Menhub Klaim Lancar, Antrean “Cuma Nunggu Kapal”

×

Puncak Mudik Meledak di Merak! Menhub Klaim Lancar, Antrean “Cuma Nunggu Kapal”

Sebarkan artikel ini

CILEGON – Gelombang arus mudik Lebaran akhirnya mencapai klimaks. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan puncaknya terjadi pada Rabu (18/3/2026) dini hari di Pelabuhan Merak. Ribuan kendaraan pribadi hingga bus tumpah ruah memenuhi kawasan pelabuhan, menciptakan pemandangan klasik: penuh, padat, tapi kata pemerintah tetap “lancar”.

Pantauan di lokasi menunjukkan kendaraan dari Tol Tangerang–Merak terus mengalir tanpa henti, mengisi setiap celah kantong parkir, baik di dermaga reguler maupun eksekutif. Dari kejauhan, situasinya tampak seperti antrean panjang. Namun menurut Menhub, itu bukan macet melainkan “menunggu giliran naik kapal”. Sebuah diksi yang, jujur saja, cukup menenangkan atau membingungkan, tergantung sudut pandang.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menariknya, kondisi lalu lintas pada Selasa (17/3) siang hingga sore justru relatif lengang. Jalur dari Cikupa menuju Merak dilaporkan lancar tanpa hambatan berarti. Bahkan, kendaraan roda empat langsung diarahkan ke terminal eksekutif, tanpa penerapan tiket reguler maupun internasional seperti biasanya. Sebuah “jalan tol menuju pelabuhan” yang tampak terlalu mulus untuk ukuran musim mudik.

“Sebagaimana kita prediksi, tanggal 18 ini menjadi puncak angkutan Lebaran,” ujar Dudy di lokasi. Ia juga menekankan bahwa kelancaran arus ini berkat koordinasi solid antara Korlantas dan Polda Banten. Dengan kata lain, semua sudah diantisipasi setidaknya di atas kertas.

BACA JUGA :  Menko Perekonomian Sebut Pertanian Beri Kontributor Utama PEN

Di sisi lain, kepadatan yang terlihat di area pelabuhan disebut bukan masalah serius. Menhub memastikan bahwa pengelola telah menyiapkan banyak kapal untuk mengangkut pemudik menuju Sumatera. Kendaraan yang tampak mengular hanyalah bagian dari proses normal: parkir, antre, naik kapal, selesai.

“Ini bukan antrean padat, ini hanya menunggu naik ke kapal,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pemkot Bekasi Berangkatkan 684 Pemudik, Warga Minta Tambah Kuota

Pernyataan ini tentu terdengar menenangkan, meski bagi sebagian pemudik yang sudah berjam-jam di balik kemudi, “menunggu” mungkin terasa seperti definisi lain dari antrean itu sendiri.

Namun demikian, optimisme tetap digaungkan. Pemerintah berharap perjalanan mudik tahun ini berjalan tanpa gangguan berarti, baik di jalan tol maupun di pelabuhan. Kapal tersedia, koordinasi berjalan, dan arus diklaim terkendali.

Jadi, jika Anda melihat antrean panjang di Merak malam ini, ingat saja: itu bukan macet. Itu pengalaman mudik yang sedang diproses.***