Scroll untuk baca artikel
AdvertorialParlementaria

Reses Oloan Nababan di Sepanjang Jaya Diserbu 100 Warga, 21 Aspirasi Mengalir

×

Reses Oloan Nababan di Sepanjang Jaya Diserbu 100 Warga, 21 Aspirasi Mengalir

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Bekasi Oloan Nababan dari Daerah Pemilihan III, Rawalumbu–Bantargebang–Mustika Jaya, dalam kegiatan Reses I Tahun 2026 masa jabatan 2024–2029, di Sepanjang Jaya, Sabtu (14/2) - foto doc.

KOTA BEKASI – Reses I Tahun 2026 anggota DPRD Kota Bekasi Daerah Pemilihan III (Rawalumbu–Bantargebang–Mustika Jaya), Oloan Nababan, di RW 06 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, dihadiri ratusan warga, pada Sabtu (14/2).

Lebih dari 100 warga hadir memanfaatkan momen tersebut bukan sekadar untuk bersalaman, tetapi menyampaikan langsung aspirasi atau kebutuhan lingkungan yang selama ini dirasakan sehari-hari.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Dalam sambutannya, Oloan menegaskan bahwa reses bukan agenda formalitas tahunan.

“Reses bukan hanya seremonial. Ini ruang nyata bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan riil, dan menjadi tugas kami untuk memperjuangkannya melalui mekanisme perencanaan pembangunan,” tegasnya.

Pernyataan itu disambut antusias warga. Dialog berlangsung terbuka, santai, namun tetap fokus pada substansi. Aspirasi dicatat, didiskusikan, dan dipetakan berdasarkan skala prioritas.

BACA JUGA :  Atasan Pukul Bawahan di DJP Bekasi Utara Dalam Proses Internal

Ketua RW 06 Sepanjang Jaya, H. Bahroni, mengapresiasi kehadiran langsung wakil rakyat di tengah warga. Menurutnya, komunikasi tatap muka seperti ini jauh lebih efektif ketimbang sekadar menyampaikan keluhan lewat pesan berantai.

Djunaidi, tokoh masyarakat setempat, turut mengingatkan pentingnya penyampaian aspirasi secara tertib dan terarah agar mudah ditindaklanjuti dalam proses penganggaran.

21 Aspirasi: Dari Jalan Hingga PJU

Melalui Ketua RW, tercatat sebanyak 21 aspirasi resmi yang disampaikan warga. Mayoritas masih berkaitan dengan kebutuhan dasar infrastruktur lingkungan.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Peningkatan dan perbaikan jalan lingkungan
  • Perbaikan turap yang jebol untuk mengantisipasi banjir
  • Perbaikan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam

Isu turap dan drainase menjadi perhatian serius. Warga tak ingin setiap musim hujan kembali waswas melihat air naik. Infrastruktur yang kuat dinilai bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keamanan.

BACA JUGA :  Pj Wali Kota Bekasi Jadi Inspektur Upacara HUT RI Ke-79, Ini Pesan Pentingnya

Aspirasi tak hanya datang dari kalangan orang tua. Jaenal Arifin, perwakilan pemuda RW 06, menyampaikan kebutuhan pembangunan gedung sarana olahraga dan penataan kembali lapangan futsal yang selama ini terbengkalai.

Menurutnya, fasilitas olahraga bukan sekadar tempat bermain, tetapi ruang pembinaan generasi muda agar memiliki aktivitas positif.

Sementara itu, dari sisi pemberdayaan keluarga, Adriayani selaku perwakilan Ketua PKK RW 06 mengusulkan pengadaan laptop dan printer guna mendukung operasional posyandu dan administrasi PKK.

Kebutuhan tersebut dinilai penting agar pelayanan dasar di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan terdokumentasi dengan baik.

BACA JUGA :  Diguyur Hujan Sejak Siang, Kota Bekasi Dikepung Banjir

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan III, Oloan menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Ia menegaskan, setiap usulan akan diprioritaskan berdasarkan urgensi dan ketersediaan anggaran.

Reses ini menjadi bukti bahwa pembangunan kota tidak hanya dirancang di balik meja, tetapi juga lahir dari dialog langsung bersama masyarakat.

Bagi warga RW 06 Sepanjang Jaya, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda lima tahunan. Ia menjadi jembatan harapan agar jalan lingkungan lebih layak, turap lebih kokoh, lampu jalan kembali terang, lapangan futsal hidup lagi, dan kegiatan PKK semakin produktif.

Karena pada akhirnya, pembangunan yang baik bukan hanya soal proyek besar, tetapi juga tentang menjawab kebutuhan nyata di tingkat lingkungan.***