JAKARTA – Salad buah kerap jadi pilihan camilan sehat. Segar, berwarna-warni, dan sering dianggap aman dikonsumsi kapan saja. Namun, pakar gizi mengingatkan, tidak semua buah cocok dikombinasikan dalam satu mangkuk.
Konselor diet, Dr. Swathi Reddy, menjelaskan bahwa cara mengombinasikan buah dapat memengaruhi kenyamanan pencernaan. Jika salah pilih, niat hidup sehat justru bisa berujung perut begah, mual, hingga gangguan lambung.
“Buah memang menyehatkan, tapi mencampurnya sembarangan bisa membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat,” ujarnya, dikutip dari Health Shots.
Melon dan Semangka, Lebih Baik Dinikmati Sendiri
Melon dan semangka sebaiknya dikonsumsi tanpa campuran buah lain. Kandungan airnya yang tinggi membuat kedua buah ini dicerna lebih cepat. Saat dicampur dengan buah lain, pencernaan bisa terasa tidak nyaman.
Kalau ingin lebih segar, cukup tambahkan potongan melon dengan melon tanpa perlu banyak pasangan.
Pisang dan Buah Tinggi Protein, Hati-hati
Pisang sering jadi favorit dalam salad buah. Namun, mencampurnya dengan buah tinggi protein seperti alpukat, kiwi, atau jambu biji ternyata kurang bersahabat bagi pencernaan.
Pati dan protein membutuhkan kondisi pencernaan yang berbeda. Jika digabung, tubuh bisa kesulitan mencerna dan memicu rasa penuh di perut.
Asam dan Manis, Lebih Baik Tak Disatukan
Buah asam seperti jeruk, stroberi, apel, dan delima sebaiknya tidak dicampur dengan buah manis seperti pisang dan kismis. Meski rasanya unik, kombinasi ini berpotensi memicu mual atau sakit perut jika dikonsumsi terlalu sering.
Pepaya dan Lemon, Segar tapi Perlu Diwaspadai
Pepaya dan lemon memang terasa segar, tetapi menurut ahli, kombinasi ini sebaiknya dihindari, terutama untuk anak-anak. Konsumsi berlebihan bisa berdampak kurang baik bagi tubuh.
Buah dan Sayur, Jangan Asal Campur
Mencampur buah dan sayur dalam satu waktu juga perlu perhatian. Kandungan gula pada buah bisa memperlambat pencernaan sayur. Contohnya, jeruk yang dikonsumsi bersamaan dengan wortel dinilai kurang ramah bagi lambung.
Meski begitu, buah tetap penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan harian. Kuncinya sederhana: nikmati buah secukupnya, pilih kombinasi yang tepat, dan dengarkan respons tubuh.
Karena hidup sehat bukan soal tren, tapi soal kenyamanan dan kebiasaan yang berkelanjutan. ***













