Scroll untuk baca artikel
Politik

Sebut Dinasti Politik Sebenarnya di Yogyakarta, Ade Armando Minta Maaf

×

Sebut Dinasti Politik Sebenarnya di Yogyakarta, Ade Armando Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Ade Armando saat di bopong anggota polisi yang melakukan penyelamatan dari amukan massa di depan kantor DPR RI, saat aksi 11 April 2022- foto ist dok

BACA JUGA : Cek Ombak ala Kades Toba Tiga Periode untuk Pilkada Lampung Timur 2024

Ade Armando menilai yang dilakukan BEM UI dan BEM UGM ironi. Dia beralasan yang jelas-jelas menunjukkan politik dinasti justru wilayah tempat mereka menggelar aksi yakni Yogyakarta.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Ini ironi sekali karena mereka justru sedang berada di sebuah wilayah yang jelas-jelas menjalankan politik dinasti, dan mereka diam saja. Anak-anak BEM ini harus tahu dong kalau mau melawan politik dinasti, ya politik dinasti sesungguhnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, gubernurnya tidak dipilih melalui pemilu, gubernurnya adalah Sultan Hamengku Buwono ke-X yang menjadi gubernur karena garis keturunan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Padepokan Santri Bakti Indonesia Dukung H Sarjan Jadi Bupati Bekasi