BEKASI – Mantan Wali Kota Bekasi 2008-2013 Mochtar Mohamad terus bermanuver dalam memperebutkan rekomendasi untuk kontestasi Pilkada Kota Bekasi November 2024 mendatang dengan rajin turun bersosialisasi dan silaturrahmi ke berbagai tokoh.
Bahkan dalam setiap kesempatan mantan Narapidana Korupsi saat menjabat Wali Kota Bekasi tersebut mengutarakan keseriusannya untuk maju dalam Pilkada Kota Bekasi. Bahkan terbaru dia pun mengakui telah melunasi biaya administrasi pendaftaran melalui PKB.
Kekinian pada saat berdiskusi dalam giat Halalbihalal GP Ansor, Jumat malam 3 April 2024, Mochtar Mohamad atau biasa disapa M2 kembali menegaskan keseriusannya maju mencalonkan diri dalam Pilkada Kota Bekasi 2024.
Bahkan kali ini, dia menyampaikan 8 alasan dihadapan anggota dan pengurus GP Ansor perihal niat pencalonannya lagi sebagai Wali Kota Bekasi.
Pertama yang mendorong maju sebagai Wali Kota pada Pilkada November 2024 karena turunnya perolehan kursi DPRD Kota Bekasi sesuai hasil Pemilu 14 Februari 2024 lalu. Diketahui kursi PDIP turun 3 kursi, dari 12 kursi menjadi hanya 9 kursi.
Hal itu membuat PDIP Kota Bekasi harus berkoalisi dengan partai lain untuk tiket Pilkada Wali Kota pada November 2024.
Kedua, klaimnya bahwa dalam Rakor Pilkada DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat pada 29 April 2024 yang diikuti kader dari seluruh indonesia, dirinya di daulat untuk maju dalam perhelatan Pilkada Kota Bekasi Bekasi.
Menurutnya pencalonan untuk Pilkada Wali Kota Bekasi atas dorongan Pimpinan dalam Rapat DPP yakni Mas Utut Adianto (Ketua Fraksi DPR RI),”klaimnya.
Ketiga adalah adanya krisis figur kepemimpinan di Kota Bekasi Bekasi dewasa ini. M2 menilai, meski tahapan Pilkada di KPU sudah berjalan tetapi belum muncul adanya figur calon pemimpin yang mumpuni.
Bahkan, penjaringan dan pendaftaran Bacalon Wali Kota Bekasi di DPC PDIP sepi peminat.
“Sedangkan pendaftaran Calon Wali Kota / Wakil Wali Kota mulai Bulan Agustus, tinggal tiga bulan lagi,” sambung Babeh M2, sapaannya sebagaimana dilansir dari prakata.
Pendaftaran Pasangan Calon (Paslon) di DPC PDIP Kota Bekasi dibuka pada 1 april dan ditutup 20 April. Dalam rentang waktu tersebut, hanya 1 orang pendaftar dari internal partai, dan 1 orang eksternal.
Berbeda jauh dengan pendaftaran di DPC PDIP Kota Bogor, jumlah pendaftar mencapai 14 orang. Dari fenomena ini, M2 menilainya sebagai indikator gejala negatif di Kota Bekasi Bekasi.
Alasan keempat, pada hari terakhir pengambilan Formulir di DPC PDIP, para Ketua RW di Forum RW Bekasi Utara mengambil formulir diantar ke rumahnya.
Kemudian saat dibicarakan dalam rapat Partai DPD M2 harus dipersilakan maju di Pilkada Kota Bekasi.
Kelima, Babeh, sapaan lainya, niat maju dalam kontestasi politik di Kota Patriot adalah adanya kerinduan masyarakat akan sosok pemimpin yang humble. Pemimpin yang selalu mengayomi dan dekat dengan rakyat.
“Setiap hari telinga saya menerima omongan, dan WA (pesan WhatsApp) dari orang yang saya kenal dan yang tidak kenal, sehingga minggu lalu rapat keluarga diputuskan saya maju Pilkada 2024,” tegasnya.
Alasan keenam M2 maju dalam Pilkada Kota Bekasi Bekasi 2024 berkaitan dengan restu. Politisi senior PDIP ini bertemu dengan sejumlah pimpinan partai di Kota Bekasi Bekasi, Jawa Barat, dan pimpinan pusat.
Dari pertemuan petinggi lintas partai tersebut, pada umumnya menyimpulkan restu bagi M2 untuk maju.
“Dari pimpinan lintas partai yang saya temui dan yang saya terima di rumah umumnya merestui saya maju. Saingan saya sekalipun merestui saya maju, bahkan ingin jadi pendamping saya. Anehnya ada yang mundur juga disampaikan ke saya,” katanya.
Selanjutnya alasan yang kedelapan adalah adanya keinginan dari sosok M2 untuk mewujudkan Kota Bekasi yang Mandiri dan Madani (M2). Babeh M2 mengaku terinspirasi dari konsep Trisakti Bung Karno, untuk merealisasikan program pendidikan, kesehatan gratis dan kemandirian ekonomi keluarga.
“Saya terinspirasi dengan Konsep Trisakti Bung Karno, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan,” pungkas Ketua Bapilu DPD PDIP Jawa Barat ini.
Sudah Lunasi ADM di PKB
Bentuk keseriusan maju Pilkada Wali Kota Bekasi pada November 2024, ditunjukkan Mochtar Mohammad daftar melalui program PKB Call Kota Bekasi termasuk soal biaya administrasi yang disyaratkan.










