Scroll untuk baca artikel
Infrastruktur

Sering Diukur, Realisasi Jalan Desa Ruguk Nol

×

Sering Diukur, Realisasi Jalan Desa Ruguk Nol

Sebarkan artikel ini

wawainews.ID, Lamsel – Lagi lagi soal jalan rusak, kali ini jalan di dusun Sribasuki Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, sepanjang sekira 1800 meter dengan hunian 300 Kepala Keluarga, dalam kondisi rusak parah.

Kondisi tersebut terjadi sejak puluhan tahun lalu hingga kini belum ada perbaikan. Warga Dusun Sribasuki mempertanyakan kinerja dinas Pekerjaan Umum yang sudah beberapa kali mengadakan pengukuran jalan tersebut. Tapi sampai saat ini perbaikannya belum juga terealisasikan alias nol.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Baca juga: Penambahan Biaya Pelayanan Dalam APBD Perubahan 2019 di Lampung Membaik

“Jalan desa Ruguk ini, pada tahun 2012 pernah diukur, lalu tahun 2018 kembali diukur, ditahun 2019 juga sudah dilakukan pengukuran oleh Dinas PU Kecamatan Ketapang. Tapi Sampai saat ini belum juga terlaksana pembangunannya,” papar Puji mantan RT 20, Jumat (30/8/2019).

Diketahui jalan ondarlah di Dusun Sribasuki, Desa Ruguk dibangun dari tahun 2000-an, sampai saat ini belum juga di perbaiki. Di Dusun Sribasuki sendiri memiliki empat RT.

Warga lainnya, Nawawi selaku Ketua RT 19, mengakui harapan warganya untuk perbaikan jalan sangat besar. Bahkan imbuhnya warga rela gotong royong, untuk melakukan pengecoran jalan melalui swadaya.

“Saya kan baru ditunjuk Ketua RT. Dulu dana swadaya masyarakat sudah terkumpul Rp.2,8 juta. Sekarang sudah menjadi Rp4 juta guna dibelikan semen, pasir dan coral untuk pengecoran jalan,”jelas Wawi.

Dia berharap Pemerintah tidak tarik ulur dalam merealisasikan jalan Dusun Sribasuki. Sehingga dana swadaya masyarakat bisa dialihkan untuk keperluan lain di Dusun Sribasuki seperti dibuatkan tenda RT atau lainnya.

Sementara Kepala Desa Ruguk, Saipul, meminta warganya bersabar. Dia berjanji akan memperjuangkan perbaikan jalan desa di Dusun Sribasuki.

“Saya harap Warga Dusun Sribasuki bersabar. Saya akan perjuangkan dan menjadi proritas pembangunannya. Tapi harus di pahami perbaikan jalan tersebut tidak boleh menggunakan dana desa harus dari APBD Kabupaten Lamsel,”tegasnya.

Dia mengaku akan segera menghadap ke Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto.  Saipuk berjanji jika ada waktu senggang akan mencoba menyampaikan langsung kepada bapak Plt Bupati, agar segera merealisasikan percepatan pembangunan jalan di dusun Sribasuki. (Endri).