LAMPUNG UTARA – SMP Negeri 2 Abung Semuli, Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara menggelar kegiatan sosialisasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA Tahun 2026 yang akan dilaksanakan secara nasional.
Sosialisasi TKA bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada siswa mengenai mekanisme, sistem pelaksanaan, serta kompetensi akademik yang akan diujikan. TKA sendiri menjadi instrumen penilaian kompetensi akademik siswa sesuai dengan kurikulum nasional yang berlaku.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, proktor sekolah, kepala desa setempat, guru mata pelajaran, serta perwakilan komite sekolah. Kehadiran berbagai unsur ini diharapkan mampu memberikan dukungan dan motivasi kepada siswa dalam menghadapi TKA mendatang.
Dalam pemaparannya Guru Bahasa Indonesia sekolah setempat, Bowo Leksono menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA Tahun 2026 akan dilakukan berbasis komputer dengan sistem daring (online).
“Mata pelajaran atau kompetensi yang diujikan meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia, dengan penekanan pada kemampuan literasi dan numerasi siswa,” paparnya.
Selain sebagai alat evaluasi akademik, lanjut Bowo, hasil TKA juga memiliki peran strategis. Nilai TKA akan berpengaruh terhadap kelulusan siswa serta menjadi salah satu pertimbangan dalam seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya.
Sekolah pun menyatakan kesiapannya dalam menghadapi pelaksanaan TKA. Berbagai tahapan telah dipersiapkan, mulai dari penyediaan perangkat komputer, proses pendaftaran, hingga penetapan siswa peserta TKA.
Waka Kesiswaan SMPN 2 Abung Semuli, Hendro Adi Wijaya mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan TKA tahun ini dapat berjalan optimal dan memberikan hasil terbaik bagi siswa.
“Tahun ini diharapkan hasilnya mendapatkan nilai yang maksimal dan bisa menjadi jalan untuk mendaftar ke jenjang pendidikan selanjutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Guru Bahasa Indonesia lainnya, Bowo Leksono, berpesan agar siswa benar-benar mempersiapkan diri sejak dini. Menurutnya, TKA menuntut pemahaman yang baik, terutama pada soal-soal literasi.
“Untuk siswa harus belajar dengan rajin karena di TKA banyak soal literasi dan membutuhkan pemahaman,” kata Bowo.
Ia juga menegaskan pentingnya keterlibatan siswa dalam bimbingan belajar yang disiapkan oleh sekolah.
“Semua siswa wajib mengikuti bimbingan guru yang mengajarkan cara mengerjakan soal. Selain itu, siswa juga bisa sering berlatih mandiri menggunakan smartphone karena banyak latihan soal yang tersedia,” tegasnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Abung Semuli dapat lebih siap secara mental, akademik, dan teknis dalam menghadapi TKA 2026 mendatang. ***












