Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Soal Wacana Rotasi Mutasi, Sekda Junaedi: Itu Hak Preogratif Kepala Daerah

×

Soal Wacana Rotasi Mutasi, Sekda Junaedi: Itu Hak Preogratif Kepala Daerah

Sebarkan artikel ini
Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhamad
Pj Wali Kota Bekasi R Gani Muhamad

“Kita sudah sampaikan ke Sekda, kita ga mau tahu pokoknya. Justru sekarang kita tuntut mereka yang akan menjadwalkan ke kita, harus hadir,” ucap Faisal saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi, Kamis (21/03/2024) sore.

“Ya mereka janji pada Minggu depan, ada pertemuan lagi. Kita tetap meminta rapat sampai tadi kita bilang sama kalau emang merasa sungkan atau gimana, kita yang ke kantor dia (Pj) untuk kita rapat ke sana,” katanya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ketidakhadiran Pj Wali Kota Bekasi pada Rapat Kerja dengan Komisi 1, kata dia, informasi yang diterima pihaknya karena yang bersangkutan tengah dipanggil oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Makanya saya bilang ke Sekda, semua yang ada di lingkaran Pj ini, patut diduga saya bilang, tidak hadir karena mereka,” katanya.

Terlebih, kata dia kembali mangkirnya Pj Wali Kota patut dicurigai oleh bisikan di internal mereka sendiri yang tidak menggubris panggilan Komisi 1.

BACA JUGA :  Fasos-fasum Komplek PAM Jaya Diambilalih Pemko Bekasi, Belum Ada Penjelasan ke Warga?

“Ya hadir pun sebetulnya juga karena bisikan mereka, kalau menurut saya ya gitu. Jadi prinsipnya, kalo bisa sesegera mungkin kita mau berdiskusi dengan Pj,” imbuhnya.

“Karena semakin lama ditunda, semakin banyak juga persoalan yang akan menjadi pertanyaan kita,” tambahnya.

Lebih jauh Faisal membeberkan bahwa bagaimana pun juga Raden Gani Muhamad bukanlah orang asli dari wilayah Kota Bekasi.

Sehingga menurutnya Raden Gani Muhamad perlu mendapatkan masukkan ataupun dorongan kebijakan dari Anggota Legislatif yang notabene sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

BACA JUGA :  Pemkot Bekasi Berangkatkan 684 Pemudik, Warga Minta Tambah Kuota

“Pj kan bukan orang sini, dia ga tahu detail terkait persoalan disini. Dia dapat pembisik dari lingkaran Pemerintah, tapi dia juga butuh dong penyeimbang dan pembisik dari kita yang sifatnya aspirasi dari masyarakat langsung. Jadi biar dia dapat info yang lengkap dan solusinya juga enak buat dia,” pungkasnya.***