Syaiful Ketua MTI Kepri, mengungkapkan kebanggaannya kepada ketiga paslon yang merespon undangan MTI untuk tampil di panggung Rakernas MTI, tanpa menyesalkan ketidakhadiran capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.
“Kami bangga dua dari tiga capres putra terbaik bangsa merespons undangan berdiskusi tentang sistem transportasi di Indonesia,” imbuh Syaiful.
BACA JUGA: 6 Pesan Gus Yaqut dalam Rakernas Kemenag 2023, Nomor 3 Jadi Pesan Penting
Dikatakan bahwa MTI merupakan organisasi profesi yang independen di bidang infrastruktur dan moda transportasi, tempat berkumpulnya pakar-pakar transportasi Indonesia.
Baik komunitas ahli yang bergerak di subsektor transportasi darat, laut dan udara, pada dasarnya sangat pas menghadirkan calon-calon presiden yang kelak memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.
Transportasi merupakan urat nadi pergerakan perekonomian, begitu juga dengan infrastruktur transportasi merupakan salah satu tahap penting untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.
BACA JUGA: Dibuka Hingga 9 Oktober, Simak Cara dan Syarat Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK Kemenag
Melalui infrastruktur transportasi, roda ekonomi akan terus bergerak dan memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi, mendukung pariwisata, logistik, akses ke daerah terdepan dan terluar sehingga terwujudnya pemerataan pembangunan.
“Tentunya dengan hadir di Rakernas MTI ini kami jadi turut mendengar gagasan dua dari ketiga calon pemimpin Indonesia via pemaparan mengenai langkah-langkah dan strategi mereka untuk sistem transportasi Indonesia ke depan.” ucap Syaiful.
MTI Kepri pada Rakernas MTI juga telah berhasil membawa Dishub se-Kepri pada acara tersebut.
BACA JUGA: Rocky dan Gerung Perlawanan, Menghidupkan Makna Merdeka yang Sebenarnya
“Alhamdulillah, kami dari Masyarakat Transportasi Indonesia wilayah Provinsi Kepulauan Riau datang serta mengajak kepala dinas perhubungan se-provinsi Kepulauan Riau turut serta di acara kegiatan Rakernas MTI 6-7 Desember 2023,” tukas Syaiful.
Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan wilayah strategis pulau terluar Indonesia dan berbatasan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, China dan Kamboja tentunya sistem transportasinya sangat perlu diperhatikan, harapannya ke depan dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
BACA JUGA: Anggota Dewan Gagal Move On Bikin Rapat Paripurna Tertunda
Aksesibilitas yang masih sangat minim, tarif pesawat yang mahal di pulau terluar Indonesia seperti daerah Anambas dan Natuna sehingga minimnya kunjungan wisatawan ke daerah tersebut, walaupun daerah sudah berupaya mengembangkan tempat wisata yang cukup modern di wilayah tersebut, papar Syaiful.
Pada acara dialog tersebut MTI Kepri bahagia, karena perwakilan Kepri diberi kesempatan tampil berdialog dengan dua dari tiga tim calon presiden. (*)






