LAMPUNG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengawali tahun 2026 dengan menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kinerja di Aula Rumah Dinas Bupati, Jumat (2/1/2026). Rapat strategis ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh perangkat daerah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, Asisten I Zainudin, Asisten III Wrihham Riadi, para kepala OPD, kepala bagian, serta pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Lampung Timur.
Dalam arahannya, Wabup Azwar Hadi menegaskan bahwa tahun 2026 tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Ia mendorong seluruh OPD agar menghadirkan inovasi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar program administratif di atas kertas.
“Setiap OPD harus punya inovasi dan program unggulan. Bukan hanya direncanakan, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Timur,” tegas Azwar.
Azwar juga menyampaikan capaian positif daerah, di mana 85,2 persen wilayah Lampung Timur saat ini berada di zona hijau. Capaian tersebut, menurutnya, harus terus dijaga melalui peningkatan disiplin ASN, kinerja organisasi, serta koordinasi lintas sektor yang solid.
Sejumlah prioritas pembangunan 2026 pun ditegaskan, antara lain percepatan pembangunan dan perbaikan jalan, pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), penataan dan penyediaan lahan parkir, serta penguatan koordinasi dengan kementerian dan pemerintah pusat. Selain itu, peningkatan disiplin ASN menjadi perhatian serius, termasuk kewajiban pejabat yang telah difasilitasi rumah dinas untuk tinggal di Sukadana.
Wabup Azwar juga menekankan pentingnya pengawasan anggaran secara kolektif agar setiap rupiah APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat dan terhindar dari potensi penyimpangan.
Secara khusus, Azwar menegaskan bahwa Sukadana sebagai ibu kota Kabupaten Lampung Timur harus menjadi wajah utama daerah. Ia bahkan menargetkan pembangunan Tugu Lampung Timur di kawasan Perempatan Lampung Merah, Matraman Marga, sebagai ikon dan simbol identitas kebanggaan daerah.
“Sukadana adalah kotanya Lampung Timur. Ketika kita berada di ibu kota, berbuatlah yang terbaik untuk Lampung Timur,” ujarnya.
Untuk mendukung wajah kota, Wabup berharap Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pekerjaan Umum menjadi OPD prioritas dalam menjaga kebersihan, keindahan, serta infrastruktur dasar.
Di akhir arahannya, Azwar mengingatkan seluruh ASN agar memperkuat disiplin dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Pelayanan publik harus adil dan tanpa diskriminasi, kehadiran apel mingguan wajib ditingkatkan, serta kegiatan senam bersama setiap Jumat diharapkan menjadi sarana pembinaan fisik dan kebersamaan.
Wabup menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang melanggar disiplin, sekaligus apresiasi bagi ASN yang berprestasi dan menunjukkan kinerja terbaik.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan pemaparan laporan dan masukan dari para kepala OPD serta camat, sebagai bahan evaluasi dan perumusan program strategis ke depan.
Pemkab Lampung Timur optimistis, tahun 2026 menjadi tahun percepatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, disiplin, dan inovatif.***













