Scroll untuk baca artikel
Lampung

Wabup Lampung Timur Ancam 8 Kades di Way Jepara yang Keluar Saat Musrenbang

×

Wabup Lampung Timur Ancam 8 Kades di Way Jepara yang Keluar Saat Musrenbang

Sebarkan artikel ini

WAWAINEWS.ID – Adab lebih tinggi dari ilmu, ketika mereka berilmu tapi tidak beradab maka ilmunya akan sia-sia. Adab adalah ahlaq posisinya lebih tinggi dari ilmu.

Hal itu lah untuk menggambarkan sikap 8 Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur yang meninggalkan acara Musrenbang yang tengah berlangsung dihadiri oleh Wakil Bupati dan sejumlah kepala dinas dan forkopimda, Senin (13/2/2023).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

8 kepala desa dianggap tak beradab karena telah mempermalukan Wakil Bupati dengan walk out atau meninggalkan lokasi saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) masih dilaksanakan.

Kelakuan 8 kepala desa di Way Jepara itu seolah tak menghargai Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi dan para Forkopimda dan kepala dinas yang masih ada di lokasi Musrenbang.

BACA JUGA :  Pencuri Kayu Bayur di Register 38 Lampung Timur Ditangkap Polisi Saat Patroli

Sejumlah kepala desa (kades) di Lampung Timur dengan sengaja memilih meninggalkan ruangan saat acara sedang berlangsung.

3 Rekomendasi Kemendagri Terkait Pelaksanaan Pilkades 2023 di Lampung Timur

Prilaku para kepala desa tersebut membuat Azwar Hadi sempat emosi dengan mengancam untuk memerintahkan inspektorat melakukan pemeriksaan kinerja para kades yang dianggap tidak beretika tersebut.

“Tindakan para Kades di Way Jepara itu tidak menghargai acara belum selesai keluar hanya karena tidak mendapat pembangunan, kalau inspektorat ada temuan akan saya tindak tegas”tegas Azwar Hadi.

Buka Musrenbang di Sekampung Udik, Azwar: Wujudkan Rakyat Lampung Timur Berjaya

Adapun 8 kepala desa yang keluar ruangan sebelum acara selesai tersebut yaitu, Kades Braja Asri; Braja Dewa, Sriwangi, Sumur Bandung, Sri Rejosari, Sumberejo, Labuhan Ratu Danau, Braja Fajar dan Sumber Marga.

BACA JUGA :  Maling Satroni Rumah Warga di Braja Selebah, Ayah dan Anak Terluka Dianiaya

Azwar Hadi mengatakan jika hanya persoalan tidak mendapat pembangunan seharusnya diselesaikan dengan cara dialoq bukan langsung keluar ruangan.

Tarian Adat Lampung Iringi Perpisahan Mahasiswa Unila di Pekon Kejadian Tanggamus

“Seharusnya dilihat di depan ada wakil bupati, ada dua anggota DPRD ada para kadis dan staf ahli, belum di ruangan banyak masyarakat”terang Azwar Hadi.

Kepala Desa Braja Asri Darusman mengatakan dirinya dan rekan rekan kades lainnya sengaja keluar ruangan sebelum Musrenbang selesai karena usulan pembangunan mereka tidak pernah di realisasi.