WAWAINEWS.ID – Warga yang tinggal di bantaran Way Belu meliputi Kecamatan Kota Agung Barat dan Wonosobo dihantui kecemasan. Mereka gelisah ketika hujan deras akan potensi bahaya banjir akibat luapan dari sungai.
Pasalnya kondisi Way Belu yang saat ini mengalami pendangkalan dan erosi sehingga berdampak pada tanggul yang dalam kondisi kritisi harus ada tindakan nyata.
BACA JUGA: Tanggul Sungai Way Belu Jebol, Banjir Ancam 4 Pekon di Kota Agung Barat
Kecemasan itu seperti diungkapkan warga di Pekon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo yang bermukim di sekitar sungai tersebut. Kondisi saat ini mereka hanya pasrah, berharap ada keajaiban ditengah musim hujan yang melanda dengan entitas tinggi.
Diketahui bahwa pemukiman warga di pekon Bandar Kejadian itu cukup padat bahkan halaman rumah mereka mendepankan Way Belu. Jika sewaktu-waktu terjadi luapan sungai Way Belu maka seketika itu perkampungan mereka akan terendam banjir.
Kondisi mengkhawatirkan itu tak hanya pemukiman warga terjadi banjir. Tapi air mengancam hektaran sawah warga yang berada tak jauh dari bantaran Way Belu.
BACA JUGA: Tokoh Masyarakat Pertanyakan Kelanjutan Pemasangan Bronjong Way Belu
Kondisi yang sama juga disampaikan warga pekon Kanyangan, Herlin mengatakan bahwa dampak dari tanggul jebol dirasakan warganya setempat. Bahkan sekitar pukul 23.00 WIB malam tadi aliran air memasuki pemukiman warga dan merendam beberapa rumah yang terletak di bantaran sungai Way Belu.
“Aliran air sudah tumpah ke jalan dan memasuki pemukiman warga, ada Empat rumah tadi malam yang terendam dan warga sempat panik karena melihat derasnya aliran air memasuki pemukiman warga” kata Herlin, Senin 4 Desember 2023.