LAMPUNG – Warga di sejumlah wilayah Provinsi Lampung diminta meningkatkan kewaspadaan. Peringatan dini cuaca menyebutkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Selasa, 4 Februari 2026, mulai pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan informasi peringatan dini yang dirilis pukul 09.00 WIB, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di beberapa wilayah berikut:
Wilayah terdampak awal:
- Kabupaten Tanggamus: Cukuh Balak, Semaka, Pematang Sawa, Klumbayan
- Kabupaten Pesawaran: Punduh Pidada, Marga Punduh, Way Ratai
- Kabupaten Pesisir Barat: Bengkunat, Bengkunat Belimbing
Kondisi cuaca tersebut diperkirakan meluas ke sejumlah wilayah lainnya di Lampung.
Wilayah yang berpotensi terdampak meluas:
- Kabupaten Lampung Selatan: Tanjung Bintang, Kalianda, Sidomulyo, Katibung, Penengahan, Palas, Ketapang, Sragi, Raja Basa, Candipuro, Merbau Mataram, Bakauheni, Way Sulan, Way Panji
- Kabupaten Lampung Barat: Suoh, Bandar Negeri Suoh
- Kabupaten Tanggamus: Kota Agung, Talang Padang, Wonosobo, Pulau Panggung, Pugung, Sumber Rejo, Ulu Belu, Kota Agung Barat, Kota Agung Timur, Gisting, Gunung Alip, Limau, Bandar Negeri Semuong, Air Naningan, Bulok, Klumbayan Barat
- Kabupaten Lampung Timur: Jabung, Pasir Sakti, Waway Karya
- Kabupaten Pesawaran: Gedong Tataan, Way Lima, Padang Cermin, Kedondong, Way Khilau, Teluk Pandan
- Kabupaten Pringsewu: Pringsewu, Gading Rejo, Ambarawa, Pardasuka, Pagelaran, Banyumas, Pagelaran Utara
- Kabupaten Pesisir Barat: Pesisir Tengah, Pesisir Selatan, Lemong, Pesisir Utara, Karya Penggawa, Way Krui, Krui Selatan, Ngambur
- Kota Bandar Lampung: Tanjungkarang Barat, Panjang, Tanjungkarang Timur, Tanjungkarang Pusat, Telukbetung Selatan, Telukbetung Barat, Telukbetung Utara, Kemiling, Langkapura, Enggal, Kedamaian, Telukbetung Timur, Bumi Waras
Cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 12.30 WIB.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi dampak seperti genangan air, pohon tumbang, sambaran petir, serta gangguan aktivitas transportasi, khususnya bagi pengendara dan warga di wilayah rawan bencana.
Warga juga disarankan untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi.***










