BEKASI – Kota ini kembali tercoreng oleh tontonan klasik ala jalanan, tawuran geng. Kali ini, bukan hanya luka sobek di wajah atau motor rusak, tapi nyawa yang harus jadi taruhan.
Seorang pemuda berinisial AS (25), anggota geng Apple, meregang nyawa setelah leher dan punggungnya disayat senjata tajam dalam duel memalukan melawan geng Kampung Bura di Jalan Prof. Muhammad Yamin, Duren Jaya, Bekasi Timur, Sabtu dini hari (8/8/2025).
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menuturkan bahwa duel maut ini bahkan sudah “dijadwalkan” layaknya pertandingan bola.
“Kesepakatan tawuran dilakukan sekitar pukul 03.00. Saat bentrokan, geng Apple terpukul mundur. Namun saudara AS, justru tumbang setelah terkena sabetan senjata tajam di leher dan punggung. Ia sempat berusaha lari, tapi akhirnya meninggal dunia akibat kehabisan darah,” ujar Kusumo, Jumat (12/9/2025).
Tak butuh waktu lama, polisi meringkus empat pelaku yang diduga berperan langsung dalam aksi keji itu: HFA, MSA, YR, dan RBB. Mereka kini sudah resmi jadi pesakitan, dijerat Pasal 170 ayat (2) KUHP tentang pengeroyokan hingga mengakibatkan kematian, atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan dengan korban meninggal dunia.
Para pelaku diancam hukuman: maksimal 15 tahun penjara lebih lama daripada usia rata-rata geng ini bertahan eksis.
Kusumo mengingatkan, tawuran bukan hanya buang waktu, tapi juga buang masa depan. Namun faktanya, bagi sebagian pemuda, geng lebih menarik daripada sekolah, dan senjata tajam lebih keren daripada ijazah.
“Kasus ini jadi pelajaran. Tawuran bukan solusi, justru merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” tegasnya.
Bekasi seakan tak pernah kehabisan stok berita serupa. Entah apa yang lebih tragis, pemuda yang memilih geng ketimbang masa depan, atau orang tua yang harus kehilangan anak karena duel konyol berebut gengsi jalanan.
Sementara para pelaku kini menghitung hari di balik jeruji, pertanyaannya sederhana: sampai kapan kota ini rela jadi arena gladiator bagi ego remaja yang salah jalan?.***












