LAMPUNG TENGAH – Pendaftaran kerja sama media di Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Lampung Tengah hingga kini belum juga dibuka. Kondisi ini memunculkan tanda tanya di kalangan insan pers, mengingat masa kerja sama sebelumnya telah berakhir pada tahun 2025.
Staf Bidang III Diskominfotik Lampung Tengah, Isnaini, mengakui bahwa pendaftaran kerja sama media seharusnya sudah dibuka. Namun hingga saat ini, pihaknya masih menunggu arahan dan keputusan dari pimpinan.
“Informasi pendaftaran kerja sama media nantinya akan diumumkan melalui website Simasbro. Seharusnya memang sudah dibuka, tapi sampai sekarang masih menunggu atasan,” ujar Isnaini saat dikonfirmasi, Senin (22/12/2025).
Ia menjelaskan, mekanisme kerja sama media di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dilakukan melalui platform Simasbro dengan masa kontrak selama lima tahun. Skema tersebut terakhir kali dibuka pada tahun 2021 dan masa berlakunya berakhir pada tahun ini.
“Dulu pendaftaran dibuka tahun 2021 lewat Simasbro untuk kerja sama lima tahunan. Sekarang masa kerjasamanya sudah habis. Kalau nanti sudah dibuka, media tinggal mendaftar dan melakukan konfirmasi ke pegawai di Bidang III,” jelasnya.
Meski demikian, belum adanya kepastian waktu pembukaan pendaftaran kerja sama media dinilai berpotensi menghambat kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan media massa, khususnya dalam penyebaran informasi publik yang transparan dan berimbang.
Diketahui, pendaftaran kerja sama media melalui website Simasbro memang hanya dibuka satu kali dalam rentang lima tahun. Namun keterlambatan pembukaan periode baru ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya kekosongan kerja sama resmi antara Diskominfotik dan media lokal.
Hingga berita ini diturunkan, Diskominfotik Lampung Tengah belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan keterlambatan maupun kepastian jadwal pembukaan pendaftaran kerja sama media yang baru. ***












