Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Jalan Ambles Jadi Alarm Kota, Wali Kota Bekasi Turun Langsung ke Cikunir

×

Jalan Ambles Jadi Alarm Kota, Wali Kota Bekasi Turun Langsung ke Cikunir

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jalan ambles di Jalan Raya Cikunir, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan perbaikan.

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi jalan ambles di Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, guna memastikan proses perbaikan berjalan dan yang lebih penting ntidak menambah daftar korban.

Didampingi Camat Bekasi Selatan Karya Sukma, Lurah Jakamulya Bahrudin, serta perwakilan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Tri Adhianto meninjau kondisi kerusakan sekaligus progres pekerjaan di lapangan. Sidak ini menjadi penegasan bahwa jalan ambles bukan sekadar urusan aspal pecah, melainkan soal keselamatan publik.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, amblesnya Jalan Raya Cikunir terjadi sejak 23 Desember 2025. Penyebabnya klasik namun krusial: konstruksi bawah jalan yang sudah uzur, dipaksa menanggung beban kendaraan bertonase berat secara terus-menerus, hingga akhirnya menyerah.

BACA JUGA :  Tuding Ada "Perselingkuhan" Politik, Pleno Penetapan Hasil Pilkada Kota Bekasi Diwarnai Aksi Demo

Masalah tak berhenti di situ. Warga sekitar juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan di lokasi ambles. Dalam kondisi gelap, jalan rusak itu berubah menjadi jebakan malam hari. Bahkan, menurut laporan warga, sudah ada pengendara yang terjatuh saat mencoba menghindari bagian jalan yang ambles.

“Kita tidak hanya bicara tambal sulam jalan. Faktor keselamatan harus jadi prioritas. Penerangan ini mendesak, jangan sampai jalan rusak ditambah gelap, lalu korban terus bertambah,” tegas Tri Adhianto di lokasi.

Pihak BMSDA menjelaskan, penanganan jalan ambles sebenarnya telah direncanakan sejak akhir 2025 dan baru bisa direalisasikan pada awal 2026. Saat ini, perbaikan telah memasuki tahap pengerjaan fisik, meski masih memerlukan penyesuaian teknis di lapangan.

BACA JUGA :  Nama Tri Adhianto Tak Disebut Pernah Jadi Wali Kota dalam Paripurna HUT ke-27 Kota Bekasi

Dalam peninjauannya, Wali Kota juga menyoroti keberadaan sejumlah bangunan yang berdiri tepat di atas area terdampak. Bangunan-bangunan ini dinilai memperberat struktur tanah sekaligus menghambat proses perbaikan.

“Bangunan yang berdiri di atas area jalan ambles ini tentu akan kita tertibkan. Ini bukan soal melarang usaha, tapi soal keselamatan bersama,” ujar Tri, menegaskan bahwa pembongkaran akan dilakukan jika diperlukan.

Tak hanya fokus pada kerusakan jalan, Tri Adhianto juga menginstruksikan Camat dan Lurah setempat untuk segera melakukan sosialisasi kepada para pengusaha di sepanjang Jalan Raya Cikunir. Salah satu yang disorot adalah maraknya pemasangan plang nama ganda yang dinilai mengganggu ketertiban, keselamatan, dan estetika kawasan.

BACA JUGA :  Pelaku Pembunuhan Bos Toko Sembako di Bekasi Ditangkap Polda Metro Jaya

Usai dari Cikunir, Wali Kota Bekasi melanjutkan peninjauan ke Jalan H. Dalih RT 03 RW 03, lokasi yang kerap berubah fungsi menjadi “kolam dadakan” setiap musim hujan. Menyikapi hal tersebut, Pemkot Bekasi merencanakan revitalisasi jembatan penghubung di kawasan itu dengan elevasi lebih tinggi dari aliran sungai.

“Jembatan akan kita naikkan elevasinya. Targetnya sederhana tapi penting: hujan turun, warga tidak lagi kebanjiran,” kata Tri.

Sidak ini menjadi sinyal bahwa persoalan infrastruktur di Bekasi bukan lagi sekadar urusan laporan dan meja rapat. Jalan ambles, penerangan minim, bangunan tak tertib, hingga banjir musiman kini ditarik ke satu kesimpulan: kota tak boleh menunggu rusak parah dulu baru bergerak.***