BANDARLAMPUNG — Laga panas tersaji di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim. Bhayangkara Presisi Lampung FC menegaskan tekad untuk menjegal laju Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesia Super League 2025/2026.
Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, tak menutupi ambisinya. Ia ingin timnya tak sekadar tampil kompetitif, tetapi juga menghentikan langkah Persija yang tengah bersaing ketat di papan atas klasemen.
“Kami bertekad menghambat laju Persija dan mengincar kemenangan keenam secara beruntun,” ujar Munster, Sabtu.
Bhayangkara saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan 41 poin dari 25 laga. Posisi yang belum aman, tapi cukup menjanjikan untuk terus menekan papan atas.
Di sisi lain, Persija datang dengan status “tim lapar poin”. Macan Kemayoran bertengger di posisi kedua dengan 54 poin, hanya terpaut empat angka dari Persib Bandung di puncak klasemen.
Munster memastikan kondisi timnya dalam keadaan fit dan siap tempur, meskipun beberapa pemain inti harus absen.
“Ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil, tapi kami sudah siapkan opsi terbaik,” katanya.
Situasi ini menguji kedalaman skuad Bhayangkara—apakah cukup solid untuk menghadapi tekanan tim besar seperti Persija.
Bermain di kandang sendiri, Bhayangkara berharap dukungan penuh publik Lampung. Munster secara khusus meminta suporter hadir memenuhi stadion.
“Kami butuh energi tambahan. Suporter bisa jadi pemain ke-12,” ujarnya.
Pertandingan ini berpotensi menjadi titik balik bagi kedua tim:
- Bhayangkara: menjaga tren positif dan membuka peluang naik klasemen
- Persija: mempertahankan tekanan ke puncak dan menjaga asa juara
Dengan tensi tinggi dan kepentingan besar di kedua kubu, duel ini dipastikan berjalan sengit sejak menit pertama.***












