Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Relawan Samatri Turun Pantau Rekredensialing BPJS di RS Kartika Husada Jatiasih

×

Relawan Samatri Turun Pantau Rekredensialing BPJS di RS Kartika Husada Jatiasih

Sebarkan artikel ini
Relawan Samatri Koordinator Wilayah (Korwil) 1 menghadiri kegiatan Rekredensialing BPJS Kesehatan di RS Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (13/10) - foto dok

KOTA BEKASI – Peningkatan mutu layanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan gedung megah dan peralatan medis. Legalitas tenaga kesehatan, kecukupan sumber daya manusia, kelayakan fasilitas, hingga sistem pelayanan yang terintegrasi juga menjadi faktor penting. Hal inilah yang menjadi perhatian dalam kegiatan rekredensialing BPJS Kesehatan di RS Kartika Husada Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (13/10).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Relawan Samatri Koordinator Wilayah (Korwil) 1 yang dipimpin Ketua Korwil 1, Kang Abel, bersama para ketua chapter dari Kecamatan Pondok Gede, Pondok Melati, Jatisampurna, dan Jatiasih. Hal ini seiring adanya pelayanan baru di RS Kartika Husada meliputi Jantung, Saraf dan Paru.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kehadiran relawan merupakan bagian dari sinergi dengan RS Kartika Husada yang telah dibangun sejak 2025. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperluas akses informasi bagi masyarakat, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Rekredensialing merupakan proses evaluasi ulang terhadap fasilitas kesehatan yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan. Proses ini bertujuan menilai kesesuaian fasilitas dan kemampuan pelayanan berdasarkan persyaratan yang berlaku, sehingga kerja sama pelayanan JKN dapat didukung oleh fasilitas yang memenuhi standar.

BACA JUGA :  Kali Bekasi Mengamuk, Rumah Warga Hanyut Saat Negara Masih Mengalirkan Wacana

Diketahui dalam proses evaluasi fasilitas kesehatan, sejumlah aspek penting menjadi perhatian, mulai dari kelengkapan dokumen legalitas hingga kesiapan operasional rumah sakit.

Aspek administrasi mencakup dokumen perizinan fasilitas kesehatan, Surat Izin Praktik (SIP) tenaga medis, Surat Tanda Registrasi (STR), NPWP, serta dokumen hukum lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain administrasi, ketersediaan tenaga kesehatan juga menjadi unsur penting. Kecukupan dokter, perawat, bidan, apoteker, dan tenaga pendukung lainnya harus disesuaikan dengan kebutuhan serta standar pelayanan rumah sakit.

Dari sisi sarana dan prasarana, evaluasi dapat mencakup kelayakan bangunan, aksesibilitas bagi pasien, ruang pelayanan, fasilitas farmasi, serta kesiapan peralatan medis. Sementara itu, dukungan teknologi informasi turut berperan dalam memastikan proses administrasi dan pelayanan peserta JKN berjalan efektif.

Sistem Rekam Medis Elektronik (RME), stabilitas jaringan internet, serta integrasi dengan sistem BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dari transformasi pelayanan kesehatan. Sebab, pelayanan yang baik bukan hanya soal pasien mendapatkan nomor antrean, melainkan juga kepastian bahwa proses administrasi dan layanan medis berjalan sesuai prosedur.

Meski demikian, kehadiran Relawan Samatri dalam kegiatan tersebut tidak dengan sendirinya berarti mereka menjadi pihak yang menetapkan kelulusan rekredensialing. Penilaian dan keputusan terkait kelayakan fasilitas kesehatan tetap berada pada pihak berwenang sesuai mekanisme BPJS Kesehatan.

BACA JUGA :  Angka Kemiskinan di Kota Bekasi terus Meningkat, Puluhan Mahasiswa PMII Turun ke Jalan

Kang Abel: Kolaborasi Harus Memberi Manfaat Nyata bagi Warga

Ketua Samatri Korwil 1, Kang Abel, berharap kolaborasi dengan RS Kartika Husada dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat akses informasi, komunikasi, dan dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Menurutnya, sinergi antara fasilitas kesehatan dan elemen masyarakat merupakan langkah penting untuk membangun pelayanan publik yang lebih responsif, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan warga.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuat masyarakat lebih mudah memperoleh informasi mengenai layanan kesehatan, memahami prosedur pelayanan, dan mengetahui saluran komunikasi ketika membutuhkan bantuan atau menghadapi kendala.

Bagi masyarakat, mutu layanan kesehatan tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari kemudahan akses, kejelasan informasi, dan kepastian pelayanan. Dalam urusan kesehatan, warga membutuhkan solusi yang nyata, bukan sekadar janji pelayanan yang terdengar baik di atas kertas.

Sebelumnya, Relawan Samatri Korwil 1 dan RS Kartika Husada Jatiasih telah menjalin kerja sama pada 2025 untuk mendukung peningkatan akses layanan kesehatan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat.

BACA JUGA :  Bukan Lagi Sekadar Kandang Persija, Stadion Patriot Disiapkan Jadi Mesin Uang Kota Bekasi

Wilayah kerja Samatri Korwil 1 mencakup empat kecamatan, yakni Jatiasih, Jatisampurna, Pondok Melati, dan Pondok Gede.

Kerja sama tersebut mencakup sejumlah program yang dirancang untuk mendekatkan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, antara lain pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan dan edukasi kesehatan, pelatihan serta seminar kesehatan, hingga kegiatan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Program pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan membantu masyarakat melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit. Sementara itu, edukasi kesehatan menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai pencegahan penyakit dan penerapan pola hidup sehat.

Melalui kegiatan rekredensialing dan kerja sama yang telah dibangun, Samatri Korwil 1 berharap komunikasi dengan RS Kartika Husada terus diperkuat agar program sosial yang dijalankan dapat menjangkau lebih banyak warga.

Sinergi antara relawan dan fasilitas kesehatan akan lebih bermakna apabila menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukan sekadar hadir dalam kegiatan, berfoto bersama, lalu selesai, melainkan ikut mendorong akses informasi yang lebih baik, edukasi yang berkelanjutan, serta pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.

Relawan Samatri Korwil 1 — Bersinergi, Peduli, dan Bergerak untuk Masyarakat.***