TANGGAMUS – Kecurigaan seorang tetangga setelah melihat lampu rumah terus menyala selama dua hari berujung pada penemuan jasad Sunarti (47), perempuan yang tinggal seorang diri di Jalan Harapan Way Taman, Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Rabu (21/10/2026).
Sunarti ditemukan tergeletak di lantai, tepat di depan pintu kamar mandi yang berada di bagian dapur rumahnya. Saat ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, korban sudah meninggal dunia.
Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni mengatakan, penemuan itu bermula ketika tetangga korban, Santi Megasari, merasa curiga melihat lampu rumah Sunarti terus menyala selama dua hari.
Santi kemudian mendatangi rumah tersebut dan mengetuk pintu berulang kali. Namun, tidak ada jawaban dari dalam rumah. Pintu depan juga masih terkunci.
Merasa khawatir terjadi sesuatu, Santi meminta bantuan suaminya, Septianto, untuk memeriksa kondisi korban.
Septianto kemudian mengintip dari bagian belakang sebelah kiri rumah. Dari sana, ia melihat Sunarti sudah tergeletak di depan pintu kamar mandi.
Keduanya lantas mendobrak pintu depan rumah. Setelah berhasil masuk, mereka mendapati korban telah meninggal dunia. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kelurahan dan Polsek Kota Agung.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Kota Agung bersama Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tanggamus mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung.
“Berdasarkan pemeriksaan TKP, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh di depan pintu kamar mandi. Korban diduga mengalami pecah pembuluh darah,” kata Feriyantoni, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH. Hudi Arif, Kamis (22/10/2026).
Polisi juga memperoleh keterangan bahwa Sunarti tinggal seorang diri di rumah tersebut. Suaminya diketahui bekerja berkebun di Kabupaten Lampung Timur.
Menurut Feriyantoni, berdasarkan informasi warga, suami korban terakhir berada di rumah sekitar Agustus 2026 sebelum kembali ke Lampung Timur untuk bekerja.
Terkait penanganan jenazah, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan. Setelah proses penanganan selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga pada Rabu malam untuk dimakamkan. ***









