Ditegaskan bahwa Yesus merupakan Nabi yang agung dalam agama Islam, dan sama sekali tak direndahkan.
“Yesus Nabi agung. Dalam Islam tidak direndahkan ya Yesus. Cuman di saat ada saudara kita meyakini keyakinan yang berbeda, makanya saya gak berani mengucapakan Natal sebab saya punya keyakinan. ‘Selamat Natal atas kelahiran Nabi…’ kecewa tidak? Kecewa. Maka lebih baik saya tidak mengucapkan,” katanya.
GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
Lebih lanjut, Buya Yahya memaparkan pendapatnya sebagaimana berikut.
“Waktu saya tidak mengucapakan selamat natal justru saya tidak ingin ucapan saya ini ucapan bohong-bohongan. Saya punya prinsip sebab menurut saya Yesus adalah Nabi agung, Nabi besar,”tegsnya.(*)





