Scroll untuk baca artikel
EkonomiLintas DaerahRagamZona Bekasi

Cuan dari “Anabul Menginap”! Pet Hotel di Rawalumbu Bekasi Kebanjiran Order Saat Liburan

×

Cuan dari “Anabul Menginap”! Pet Hotel di Rawalumbu Bekasi Kebanjiran Order Saat Liburan

Sebarkan artikel ini
Pet Hotel Rawalumbu

KOTA BEKASI – Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim liburan dan hari besar, peluang usaha berbasis layanan justru menunjukkan taringnya. Salah satunya bisnis penitipan hewan atau pet hotel yang kini makin dilirik bukan sekadar tren, tapi sudah jadi kebutuhan.

Fenomena ini ditangkap jeli oleh Putri (37), pelaku usaha pet hotel di kawasan Rawalumbu, Bekasi. Berangkat dari pengamatan sederhana banyak orang punya hewan peliharaan tapi bingung saat harus bepergian ia berhasil mengubah keresahan kolektif menjadi ladang cuan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Awalnya saya lihat peluang saja. Banyak yang punya hewan kesayangan, tapi kesulitan kalau harus ditinggal lama,” ujarnya, Kamis (20/03/2026).

Keputusan membuka pet hotel terbukti tepat sasaran. Tanpa strategi pemasaran yang terlalu rumit, permintaan justru datang deras bahkan sering kali melebihi kapasitas yang tersedia.

BACA JUGA :  Teh Ade, Ajak Tingkatkan Kepedulian di Tengah Pandemi Covid-19

“Pas saya coba buka, ternyata peminatnya banyak banget sampai sering penuh,” katanya.

Seperti bisnis berbasis kebutuhan musiman lainnya, pet hotel milik Putri mengalami lonjakan signifikan saat periode liburan dan hari besar. Ketika manusia sibuk “healing”, hewan peliharaan pun butuh tempat singgah yang layak.

Dalam periode tersebut, omzet usaha bisa melonjak hingga jutaan rupiah. Angka yang menunjukkan bahwa industri ini bukan lagi sekadar usaha sampingan, melainkan peluang ekonomi yang serius.

Namun di balik angka itu, ada realita yang cukup satir: di era modern, hewan peliharaan bisa “staycation” lebih terencana dibanding sebagian pemiliknya.

BACA JUGA :  Reses Oloan, Banjir Rawalumbu & Pemuda Disorot

Tak berhenti di layanan penitipan, Putri juga mengembangkan usahanya dengan menjual sugar glider serta membuka layanan grooming. Langkah ini menjadi strategi diversifikasi yang memperkuat bisnis sekaligus memperluas pasar.

Model usaha seperti ini menunjukkan bahwa sektor ekonomi berbasis hobi dan gaya hidup termasuk dunia hewan peliharaan memiliki potensi pertumbuhan yang besar, terutama di kawasan urban seperti Bekasi.

Lokasi Strategis dan Akses Mudah

Pet hotel ini berlokasi di Jalan Lumbu Barat IIF Nomor 102, Blok III, Kelurahan Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi. Posisinya yang cukup strategis membuatnya mudah dijangkau masyarakat Bekasi Timur dan sekitarnya.

Untuk pemasaran, Putri memanfaatkan platform digital seperti Instagram (@sugargliderbekasiii) dan layanan pesan instan. Pendekatan sederhana, namun efektif di era di mana keputusan konsumen sering kali dimulai dari layar ponsel.

BACA JUGA :  Pleno Pilkada Kota Bekasi 2024, Tim Pemenangan RidHo Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu

Meningkatnya minat terhadap jasa pet hotel mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat urban. Hewan peliharaan kini bukan lagi sekadar penjaga rumah, melainkan bagian dari keluarga.

Di sisi lain, kondisi ini juga membuka peluang ekonomi baru. Bagi pelaku usaha yang jeli membaca kebutuhan pasar, sektor ini menawarkan prospek menjanjikan dengan catatan: konsistensi layanan dan kepercayaan pelanggan tetap jadi kunci utama.

Ketika manusia sibuk memesan hotel untuk liburan, kini giliran “anabul” yang punya agenda menginap sendiri. Bedanya, mereka tidak komplain soal WiFi asal makan teratur dan kandang bersih, sudah cukup membuat mereka bahagia.

Dan dari situlah, peluang bisnis ini tumbuh diam-diam, tapi pasti.***