Scroll untuk baca artikel
Kabar DesaLampung

Dikonfirmasi Program PTSL, Kades Tanjungharapan Malah Blokir Nomor WhatsApp Wartawan

×

Dikonfirmasi Program PTSL, Kades Tanjungharapan Malah Blokir Nomor WhatsApp Wartawan

Sebarkan artikel ini
Suasana di kantor desa Tanjung Harapan, Margatiga terlihat lengang meski berada pada jam kerja, Selasa 21 Mei 2024
Suasana di kantor desa Tanjung Harapan, Margatiga terlihat lengang meski berada pada jam kerja, Selasa 21 Mei 2024

LAMPUNG TIMUR – Moral kepala desa di Lampung Timur dipertanyakan, hal itu setelah kejadian yang dialami wartawan media ini terhadap Kades Tanjung Harapan, Kecamatan Margatiga, Lampung Timur, Selasa 21 Mei 2024.

Hal tersebut berawal dari konfirmasi wartawan terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Tanjung Harapan yang dikenakan biaya Rp400 ribu perbidangnya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Namun bukan mendapat penjelasan terkait program PTSL yang tengah berlangsung di desanya, nomor whatsApp wartawan malah di blokir tanpa sebab oleh Kades.

Diketahui bahwa program PTSL di Lampung Timur tahun ini berlangsung di 17 Desa. Diduga untuk tarif tidak sesuai dengan SKB 3 Menteri terkait PTSL.

BACA JUGA :  Alamaak.. Hotman Paris Ikut Komentari Soal Hak Aparatur di Lampung Timur

Dari 17 desa di Lampung Timur yang mendapatkan program PTSL tersebut salah satunya di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Marga Tiga.

“Tempat kami, untuk satu bidang surat melalui program PTSL tarifnya Rp400 ribu,”ujar Sukardi dikonfirmasi Wawai News.

Dia pun mengatakan bahwa pada saat pembukaan pendaftaran masyarakat diundang di balai desa untuk mensosialisasikan keterkaitan pengadaan program PTSL.

Namun demikian jelasnya, pertemuan sosialisasi itu hanya sekali dilaksanakan. Program PTSL itu sendiri disebutkannya diurus langsung oleh Kepala Desa Tanjung Harapan.

Namun sayangnya, kepada Desa Tanjung Harapan Umar Ali saat dikonfirmasi via WhatsApp mengakui masih berada di Kota Metro.

Setelah beberapa jam kemudian dicoba dikonfirmasi lagi guna konfirmasi terkait tarif program PTSL di Desa Tanjung Harapan nomor whatsApp wartawan malah di blokir.***