Scroll untuk baca artikel
MegapolitanPolitik

Gagal Perjuangkan Anggaran Pesantren, Dewan Asal PPP Pilih Walk Out

×

Gagal Perjuangkan Anggaran Pesantren, Dewan Asal PPP Pilih Walk Out

Sebarkan artikel ini

“Pesantren memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, jadi tidak bisa dilupakan begitu saja,” ujarnya dengan nada kesal.

Baca Juga:Babak Baru Oknum Anggota Dewan Hamili Nakes di Tanggamus

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Terpisah, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi Ahmad Faisyal Hermawan membantah tudingan bahwa  Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tidak mendukung keberadaan pesantren di Kota Bekasi.

BACA JUGA :  Warga Bekasi Timur Keluhkan Penerangan Jalan

Menurut Faisyal sapaan akrabnya, tudingan tersebut salah dan sangat tidak berdasar.

Karena Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi, ssangat mendukung pesantren dengan memerintahkan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi untuk mengawal habis terkait terbitnya Perda Pesantren.

“Terkait realisasi anggaran, seharusnya dibunyikan dong di saat rapat Banggar, berjibaku dong di rapat banggar, jangan malah bunyi di situ (rapat paripurna_red),” terang Bang Faisyal yang juga anggota Banggar DPRD Kota Bekasi ini.

BACA JUGA :  Diputus Bersalah, Calon Wakil Wali Kota Metro hanya Dijatuhi Denda Rp6 juta

Lebih lanjut Bang Faisyal menegaskan bahwa terkait pembahasan anggaran itu sudah selesai di rapat Banggar, sedangkan pengesahannya di rapat paripurna.

“Mayoritas (fraksi) kan sudah setuju, bahkan fraksi Golkar Persatuan pun setuju, kok dia walk out sendirian?,” katanya.

Kendati demikian, Bang Faisyal menghargai apa yang disuarakan Gus Shol di saat rapat paripurna tadi.

BACA JUGA :  Rembuk Tani di Lampung Timur, Anies Sindir Mudahnya Punya Tanah Ratusan Hektar Jika Ada 'Ordal'

“Apapun itu adalah haknya beliau (Gus Shol) sebagai anggota DPRD yang memiliki hak bicara dan hak berpendapat. Dan kita tidak bisa melarang hak-haknya tersebut,” pungkasnya. (*)