Scroll untuk baca artikel
Lampung

Gubernur Mirza Pastikan 5 Juta Jemaah Ijtima Ulama Dunia Beribadah dengan Aman dan Nyaman di Lampung

×

Gubernur Mirza Pastikan 5 Juta Jemaah Ijtima Ulama Dunia Beribadah dengan Aman dan Nyaman di Lampung

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal meninjau pelaksanaan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa yang menjadi rangkaian Ijtima Ulama Dunia di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan, Jumat (28/11/2025). - Foto doc Pemprov Lampung

LAMPUNG — Lautan manusia kembali menyemut di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan. Bukan konser internasional, bukan pula kampanye akbar, melainkan Ijtima Ulama Dunia yang tahun ini berhasil menarik lebih dari 5 juta jemaah dari 89 negara, menjadikannya salah satu pertemuan keagamaan terbesar di Asia.

Di tengah padatnya jemaah yang memenuhi area seluas mata memandang, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau pelaksanaan Tabligh Akbar Indonesia Berdoa, Jumat (28/11/2025).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kehadirannya menjadi penegas bahwa Pemprov Lampung tak ingin hanya menjadi tuan rumah tetapi tuan rumah yang siaga, responsif, dan tahu diri menghadapi acara sebesar ini.

Fokus kami adalah memberikan rasa nyaman kepada seluruh jemaah agar dapat beribadah dengan tenang,” ujar Gubernur. Sebuah pernyataan yang terasa sederhana, namun berat ketika di lapangan yang harus dihadapi adalah jutaan manusia, kemacetan alami, logistik non-stop, serta cuaca yang kadang suka berimprovisasi.

BACA JUGA :  Petani Tanggamus Tersenyum, Matahari Tak Lagi Jadi Andalan

Untuk memastikan jutaan peserta bisa beribadah tanpa hambatan, Pemprov Lampung melakukan percepatan berbagai fasilitas:

  • 3.500 fasilitas MCK
  • 200 dapur umum dengan suplai logistik harian
  • Posko medis beroperasi 24 jam, lengkap dengan tenaga kesehatan tambahan
  • Penambalan dan perbaikan akses jalan menuju Kota Baru
  • Sistem distribusi logistik jemaah diperkuat dengan dukungan lintas instansi

Beberapa ruas jalan yang sebelumnya “bergelombang ala rel kereta” kini ditambal cepat demi memastikan kendaraan jemaah dari 89 negara tidak mendapatkan pengalaman ekstrem yang tidak perlu.

Ijtima Ulama: Silaturahmi, Spiritualitas, dan Multiplier Effect Ekonomi

Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 November 2025 ini bukan hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga pasar rezeki bagi masyarakat sekitar. Pergerakan 5 juta jemaah membawa berkah ekonomi yang sangat terasa:

  • Warung makan tumbuh bak jamur setelah hujan
  • Usaha transportasi lokal panen pesanan
  • Penyedia jasa tenda hingga air bersih kebanjiran permintaan
  • Pedagang UMKM meraup omzet berlipat

Bisa dikatakan, Ijtima Ulama bukan hanya membawa keberkahan spiritual, tetapi juga menggerakkan ekonomi kerakyatan dalam skala jumbo.

BACA JUGA :  Banjir Bandang di Tanggamus Juga Terjang Dua Pekon di Kecamatan Wonosobo

Selain logistik dan sarana, unsur keamanan turut diperkuat. Ribuan personel gabungan disiagakan untuk memastikan pergerakan jemaah tetap tertib. Koordinasi lintas sektor dilakukan sejak beberapa minggu sebelum acara.

Dengan intensitas jemaah sebanyak ini, tantangannya nyaris seperti mengelola kota mandiri selama tiga hari kota yang penduduknya lebih banyak dari total penduduk Provinsi Lampung sendiri.

Pemprov Lampung menegaskan bahwa kegiatan keagamaan berskala dunia ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum memperkuat persatuan dan harmoni sosial.

Melalui “Indonesia Berdoa”, jutaan orang berkumpul, saling menundukkan kepala, menghapus sekat sosial, dan menghadirkan suasana religius yang membawa ketenteraman.

Dengan segala dinamika dan tantangannya, Lampung kembali membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah kegiatan internasional berskala besar. Dan seperti yang sering menjadi gurauan jemaah di lapangan:

“Yang datang jutaan, yang pulang membawa keberkahan semoga pemerintah juga pulang membawa catatan peningkatan infrastruktur permanen.”

Dengan penyelenggaraan yang tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan, Lampung membuktikan dirinya sebagai tuan rumah yang siap menyambut kegiatan religius berskala dunia.

BACA JUGA :  Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Wartawan oleh Kakon Way Nipah Ditunda

Dalam senandung para jemaah, terselip doa yang sama:

“Semoga Allah melimpahkan keberkahan bagi negeri ini, menjadikan Lampung dan Indonesia sebagai tanah yang damai, subur, dan dijaga dari segala mara bahaya.”

Kegiatan yang berlangsung hingga 30 November 2025 ini dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia serta Gubernur Lampung.

Sejak pagi, para peserta dari berbagai daerah, termasuk dari luar negeri, telah tiba di kawasan Kota Baru menggunakan bus, kendaraan pribadi, maupun secara rombongan berjalan kaki. Arus kedatangan berlangsung tertib dan terpantau meningkat.

Pengamanan dilakukan oleh petugas gabungan TNI–Polri yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis.

Selain itu, petugas kesehatan dan BPBD telah menyiapkan tenda layanan dan posko siaga untuk memastikan kelancaran serta keamanan selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan Tablig Akbar Indonesia Berdoa dijadwalkan berlangsung pada 28–30 November 2025.

Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberikan keberkahan bagi seluruh umat dan masyarakat Lampung.***