TANGGAMUS – Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan melakukan pengambilan sumpah dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 659 orang tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tepat di Hari Pendidikan Nasional, Kamis 2 Mei 2024
Pengambilan sumpah dan penyerahan SK oleh Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan dilakukan usai pelaksanaan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan pemerintah kabupaten Tanggamus, pada Kamis 2 Mei 2024.
Selain penyerahan SK kepada 659 tenaga guru P3K, Mulyadi Irsan juga mengambil sumpah serta menyerahkan SK pengangkatan P3K kepada 46 orang tenaga teknis dan 44 orang tenaga kesehatan. Dari total 749 orang yang telah diambil sumpah dan diangkat menjadi P3K tersebut merupakan formasi tahun 2023 lalu.
Pj Bupati Tanggamus, Mulyadi Irsan menyampaikan bahwa selaku ASN harus mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi selaku abdi negara dengan sebaik-baiknya, terus tingkatkan kedisiplinan dalam budaya kerja dan melaksanakan amanah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Momentum ini tentu menjadi kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri bagi saudara sekalian, karena bersama dengan diangkatnya saudara sekalian sebagai P3K akan berdampak selaras juga pada peningkatan kesejahteraan kepegawaian maupun karir”ungkap Bupati.
Pj Bupati Pimpin Upacara Hardiknas 2024
Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Lampung, melakukan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024 mengusung tema ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka, Belajar Pendidikan’ bertempat di lapangan Pemkab setempat, pada Kamis 2 Mei 2024.
Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional yaitu hari kelahiran Ki Hajar Dewantara setiap 2 Mei, upacara itu juga sekaligus memperingati Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024.
Dalam amanatnya, Pj Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan menyampaikan, pada setiap peringatan Hari Pendidikan Nasional tak pernah lupa dengan sosok Ki Hajar Dewantara karena peringatan Hari Pendidikan Nasional didasarkan atas hari kelahirannya yang dilahirkan tanggal 2 Mei 1889.
“Hari kelahiran Ki Hajar Dewantara sudah disepakati sebagai Bapak Pendidikan Nasional, peran Ki Hajar Dewantara pada awal perintisan pendidikan nasional sangat besar baik berupa gagasan pemikiran maupun sisi masa depan sehingga menjadi acuan bagi pembangunan pendidikan nasional kita” ujarnya.
Mulyadi menerangkan, beberapa diantara pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan berlangsung di tiga lingkungan yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat yang saling berhubungan simbiosis dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
“Kepemimpinan pendidikan Ki Hajar Dewantara mengajukan konsep laku telu atau tiga peran yang dirumuskan dalam bahasa jawa, ‘Ing Ngarso Sung Tulodo Ing Madya Mangun Karso Tut Wuri Handayani’ yang artinya apabila di depan memberi teladan, apabila di tengah memberi Ilham atau inspirasi dan apabila di belakang memberi dorongan” terang Mulyadi.
Mulyadi memaparkan, ketiga peran tersebut harus dilaksanakan secara seksama baik bergantian maupun serempak dalam tampilan sosok pemimpin pendidikan yang utuh,
Mulyadi berharap komunitas pendidikan mulai dari para siswa, guru, orang tua hingga pemangku kebijakan dapat bekerja bersama untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan haknya atas pendidikan yang berkualitas.
Diketahui saat ini seluruh SD dan SMP melaksanakan ujian sekolah dan ujian nasional yaitu untuk SD pada tanggal 2 sampai dengan 8 Mei 2024 untuk SMP telah melaksanakan tanggal 22 sampai 27 April 2024 lalu. Adapun jumlah peserta didik di Kabupaten Tanggamus yang akan mengikuti ujian dengan rincian sebagai berikut.
Tingkat SD dengan jumlah peserta 9.407 siswa dari 404 sekolah. Tingkat SMP dengan jumlah peserta 5.992 siswa dari 85 sekolah. Pendidikan non formal dari 24 lembaga SKB dan PKBM dengan jumlah peserta didik yaitu paket A 69 orang, paket B 558 orang dan pakat C sebanyak 1483 orang.***