Setelah beberapa lama menunggu, kata Heru, istrinya tidak kunjung pulang, maka dirinya mencoba mencari dibelakang rumah.
“Saat saya cari di belakang rumah, saya temukan istri saya sudah dalam posisi tergantung di garasi belakang rumah” ungkap Heru.
Kapolsek Gadingrejo, Iptu Anwar Mayer Siregar menjelaskan, setelah menerima laporan pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personil untuk ke TKP.
Saat petugas datang, korban masih dalam posisi menggantung dengan leher terjerat tali tambang yang diikatkan di atap garasi.
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, kemudian korban dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan bersama tenaga medis dari Puskesmas Gadingrejo.
“Hasil pemeriksaan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas kekerasan dan terdapat ciri khas bunuh diri” ujar Kapolsek.
Diungkapkannya, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait motif korban sampai nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
“Untuk dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat bunuh diri, namun motif-nya masih kami dalami” ungkapnya.
Kapolsek menambahkan, pihak Keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tak bersedia dilakukan proses outopsi pada jenazah.
“Lantaran keluarga korban tidak bersedia dilakukan proses outopsi, maka jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman” tandasnya. (*)












