Scroll untuk baca artikel
Lampung

Hoaks Mengatasnamakan Bupati dan ASN Beredar, Diskominfo Lampung Timur Pasang Badan

×

Hoaks Mengatasnamakan Bupati dan ASN Beredar, Diskominfo Lampung Timur Pasang Badan

Sebarkan artikel ini
Foto Diskominfo Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Timur kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan penjernihan informasi publik. Menyusul maraknya hoaks yang mengatasnamakan Bupati Lampung Timur dan institusi pemerintah daerah, Diskominfo mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi dari akun tidak resmi.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada, tidak mudah percaya, serta tidak menanggapi permintaan apa pun yang mengatasnamakan Bupati Lampung Timur dari akun tidak resmi. Untuk informasi valid, pastikan hanya mengakses kanal komunikasi pemerintah yang telah terverifikasi,” tegas Diskominfo Lampung Timur dalam keterangan resminya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Imbauan ini dikeluarkan setelah beredarnya sejumlah konten mencurigakan di media sosial yang mencatut nama kepala daerah untuk kepentingan tertentu. Diskominfo menegaskan, segala informasi resmi Pemerintah Kabupaten Lampung Timur hanya disampaikan melalui kanal resmi, baik website, media sosial terverifikasi, maupun siaran pers institusional.

BACA JUGA :  Kembali Makan Korban, Dua Petugas Patroli JTTS Tewas Kecelakaan di Ruas Tol

Video Viral ASN Arogan Dipastikan Hoaks

Tak hanya itu, Diskominfo Lampung Timur juga meluruskan konten hoaks berupa video viral yang menarasikan dugaan arogansi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam video tersebut, disebutkan adanya peristiwa ASN yang mengendarai mobil lalu memaki seorang lansia pesepeda hingga mencampakkannya ke jalan, dengan klaim kejadian terjadi di Lampung Timur.

Narasi dalam video bahkan menyebutkan kejadian dipicu oleh sepeda lansia yang menyenggol mobil hingga lecet sedikit, lalu tiga oknum ASN disebut memaki korban.

BACA JUGA :  Lapor, PJU di Batanghari Lampung Timur Tak Pernah Nyala

“Informasi tersebut tidak benar dan dipastikan hoaks. Setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi, peristiwa dalam video itu bukan terjadi di Lampung Timur, dan tidak ada keterlibatan ASN Lampung Timur sebagaimana narasi yang beredar,” tegas Diskominfo.

Hoaks = Ancaman Kepercayaan Publik

Diskominfo menilai, penyebaran hoaks semacam ini tidak hanya merugikan individu atau institusi, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah dan ASN secara keseluruhan.

“Hoaks bukan sekadar informasi salah. Ia bisa memecah kepercayaan, memicu kemarahan publik, bahkan mencederai kehormatan orang dan institusi yang tidak bersalah,” tegasnya.

Oleh karena itu, Diskominfo Lampung Timur terus mengajak masyarakat untuk:

BACA JUGA :  Ketum IWO Pesan Kegiatan yang Dilaksanakan Merangsang Intelektualitas
  • tidak langsung membagikan informasi yang belum jelas sumbernya,
  • melakukan verifikasi silang,
  • dan memanfaatkan kanal resmi pemerintah sebagai rujukan utama.

Diskominfo Dorong Literasi Digital Warga

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan, Diskominfo Lampung Timur juga terus menggalakkan literasi digital agar masyarakat semakin cerdas memilah informasi di era media sosial yang serba cepat.

“Masyarakat adalah benteng pertama melawan hoaks. Ketika warga kritis dan cerdas informasi, ruang gerak hoaks akan semakin sempit,” pungkas Diskominfo.

Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menegaskan akan terus hadir menjaga ruang informasi publik agar tetap sehat, akurat, dan bertanggung jawab demi terciptanya kepercayaan dan stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi digital.***