Berhenti sejenak, keluar dari kendaraan, dan berjalan-jalan dapat membantu memulihkan kondisi tubuh anak serta mengurangi rasa tidak nyaman karena perjalanan yang panjang.
7. Beri Minuman Dingin
Air dingin atau minuman berperisa seperti jus lemon dapat membantu meredakan mual. Cairan dingin membantu menenangkan perut dan memberikan sensasi segar yang bisa membantu anak merasa baikan.
Berikan minuman dalam jumlah sedikit tapi sering, sehingga anak tetap terhidrasi namun tidak merasa terlalu kenyang air.
8. Berpikir Positif dan Aman
Komunikasikan perjalanan dengan anak dalam suasana yang positif dan aman. Jelaskan tujuan perjalanan dan aktivitas menyenangkan yang akan dilakukan. Sebisa mungkin, libatkan anak dalam persiapannya.
Cara mencegah anak mabuk perjalanan ini dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan yang berkaitan dengan faktor psikologis.
10. Gunakan Produk Antimabuk
Jika cara mencegah anak mabuk perjalanan di atas tidak berhasil, produk antimabuk dapat menjadi pilihan terakhir.
Ini bisa berupa permen khusus dengan bahan-bahan yang membantu meredakan mual, atau peralatan seperti gelombang elektromagnetik antimabuk.
Sebelum menggunakan produk ini, disarankan untuk memperhatikan anjuran pakai yang tertera pada kemasan atau berkonsultasi dengan dokter.
11. Makan Sebelum Perjalanan
Untuk mencegah mabuk perjalanan pada anak, disarankan untuk memberikan makanan terlebih dahulu sekitar 1-2 jam sebelum berangkat.
Perut yang kosong bisa menyebabkan peningkatan asam lambung yang berlebihan dan memicu mual serta muntah selama perjalanan.
Namun, sebaiknya hindari makan berlebihan sebelum perjalanan karena hal tersebut bisa menyebabkan muntah. Disarankan juga untuk menghindari makanan yang terlalu asam, pedas, atau minuman kopi sebelum berangkat.
12. Menghindari makanan yang Bisa Ganggu Pencernaan
Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya hindari konsumsi makanan berlemak dan minuman bersoda yang dapat mengganggu pencernaan. Ini penting untuk mengurangi risiko mabuk perjalanan yang dapat menyebabkan rasa mual dan ketidaknyamanan saat dalam perjalanan.
Untuk diketahui bahwa gejala mabuk perjalanan, juga dikenal sebagai kinetosis atau mabuk kendaraan, adalah kondisi mual, pusing, atau bahkan muntah saat kamu berada dalam kendaraan yang bergerak.






