Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Main Kartu Remi Berujung Maut di Lampung Timur! Warga Negara Batin Tewas Ditembak Saat Tunggu Sahur

×

Main Kartu Remi Berujung Maut di Lampung Timur! Warga Negara Batin Tewas Ditembak Saat Tunggu Sahur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

LAMPUNG TIMUR – Suasana dini hari yang biasanya identik dengan menunggu waktu sahur berubah menjadi tragedi di Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (10/3/2026).

Seorang warga bernama Herman (36) dilaporkan tewas setelah ditembak oleh rekannya sendiri berinisial GE usai terjadi cekcok saat bermain kartu remi. Kejadian diperkirakan terjadi pukul 01.00 WIB.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Peristiwa tersebut terjadi sekitar dini hari ketika korban dan sejumlah rekannya sedang berkumpul menunggu waktu sahur.

Namun alih-alih menikmati suasana santai menjelang subuh, permainan kartu yang awalnya sekadar hiburan berubah menjadi konflik mematikan.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula dari permainan kartu remi yang biasa dilakukan oleh kelompok tersebut.

BACA JUGA :  Irigasi Way Curup Disebut Penyebab Ratusan Hektar Sawah di Mataram Baru Tak Lagi Produktif

Dalam permainan tersebut, pemain yang kalah harus menjalani “hukuman ringan” berupa jongkok. Namun suasana bercanda diduga berubah menjadi ketegangan ketika salah satu pihak merasa tersinggung.

“Biasanya mereka main remi sambil menunggu sahur. Yang kalah jongkok. Tapi sepertinya ada yang tersinggung, tiba-tiba pelaku mengeluarkan pistol dan menembak,” ujar seorang warga kepada Wawai News mengaku saat ini banyak saksi diminta keterangan di Polsek Jabung.

Saksi bahkan sempat melontarkan komentar bercanda bahwa pelaku tampaknya “belum lolos psikotes”, merujuk pada tindakan nekat yang dilakukan hanya karena persoalan sepele.

Dalam kejadian tersebut, pelaku melepaskan dua kali tembakan ke arah korban.

Herman mengalami dua luka tembak serius di tubuhnya.

Warga yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Warga Tanggamus Pembobol ATM di Batam

Korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka tembak yang dideritanya.

Kasus penembakan tersebut dibenarkan oleh Stefanus Resinaldo Fajar Nuswantoro Boyoh, selaku Kasat Reskrim Polres Lampung Timur.

“Betul, akibat cekcok dan perkelahian ada satu orang meninggal dunia dengan dua titik luka tembak,” ujarnya dikutip Wawai News.

Menurut pihak kepolisian, identitas pelaku sudah diketahui dan saat ini sedang dalam proses pengejaran.

“Identitas pelaku sudah teridentifikasi, saat ini sedang dalam proses pengejaran,” tambahnya.

Desa Negara Batin Kembali Tercatat dalam Kasus Kekerasan

Insiden ini menambah daftar kasus kekerasan yang terjadi di Desa Negara Batin.

Sebelumnya pada April 2025, seorang warga desa yang sama juga meninggal dunia akibat perkelahian menggunakan senjata tajam setelah terjadi cekcok.

BACA JUGA :  Jurnalis Wawai News di Tanggamus Mulai Diteror oleh OTK

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa konflik kecil di tingkat pergaulan sehari-hari dapat berubah menjadi tragedi fatal ketika emosi lebih cepat keluar dibanding akal sehat.

Permainan kartu remi yang biasanya hanya menghasilkan tawa, candaan, atau paling banter hukuman jongkok, dalam kasus ini justru berubah menjadi perkara hukum serius.

Jika biasanya kartu remi hanya menentukan siapa yang kalah dalam permainan, kali ini yang kalah justru adalah akal sehat.

Sementara bagi warga setempat, tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa konflik sekecil apa pun jika dibarengi emosi dan senjata bisa berubah dari sekadar permainan kartu menjadi perkara pidana yang berujung nyawa melayang.***