LAMPUNG BARAT – Baru-baru ini, Pj Bupati Lampung Barat Nukman meninjau progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang tengah dibangun di Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya, pada Jum’at (26/01/2024).
Dia pun berharap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro yang kini sedang berlangsung dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan berpesan untuk tetap menjaga lingkungan.
Untuk diketahui bahwa proses pembangunan PLTMH di Pekon Way Petai, Sumber Jaya, Lampung Barat itu sedang dikerjakan PT Adimitra Energi Hidro (AEH).
Lalu apa itu yang dimaksud dengan PLTMH dan bagaimana cara kerjanya?
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan tenaga dari air seperti waduk, bendungan, terjunan air dan saluran irigasi sebagai penggeraknya.
Memiliki batas kapasitas yang dihasilkan mikrohidro antara 5 KW hingga 1 MW per unit, membuat pembangunan instalasi PLTMH tidaklah sulit.
PLTMH dibangun di daerah yang memiliki ketersediaan aliran air yang konstan dalam ukuran debit tertentu yang akan menentukan besarnya energi yang dihasilkan.
Dalam proses pembangunan PLTMH, dibutuhkan turbin untuk memutar kumparan dinamo listrik. Dinamo ini mengubah energi yang dihasilkan oleh putaran turbin menjadi listrik.
Kemudian jaringan listrik akan menyalurkan listrik dari instalasi PLTMH ke penggunanya.
Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
Sebagaimana dilansir dari buku PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro): Panduan Lengkap Membuat Sumber Energi Terbarukan Secara Swadaya oleh Hunggul Nugroho, pembangkit tenaga listrik mikrohidro pada dasarnya memanfaatkan beda ketinggian serta jumlah debit air per detik yang ada pada aliran air irigasi, sungai atau air terjun.
Kemudian energi ini dihubungkan dengan generator listrik yang nantinya akan menghasilkan energi listrik.
Secara teknis, ini merupakan sistem konversi energi dari bentuk ketinggian dan aliran ke dalam bentuk energi mekanik dan energi listrik.
Untuk membangun sistem pembangkit listrik tenaga mikrohidro dibutuhkan beberapa komponen, yaitu:
Bendungan untuk mengalihkan air melalui sebuah pembuka di bagian sisi sungai ke dalam bak pengendap
Bak penenang, digunakan untuk mencegah sampah, batu, pasir dan benda lainnya masuk ke dalam pipa pesat yang bisa merusak atau mengganggu fungsi turbin.
Selain itu, bak penenang juga berguna mencegah turbulensi air sebelum diterjunkan melalui pipa pesat.
Pipa pesat (Penstock) dibutuhkan untuk menggerakan turbin agar dapat menghasilkan energi yang maksimal.
Bagian yang paling penting dari sistem mikrohidro adalah Turbin. Komponen ini berfungsi untuk mengubah putaran yang dihasilkan menjadi energi listrik.
Hal tersebut dilakukan dengan puli pada rotor yang dihubungkan dengan puli pada generator.
Selanjutnya dibutuhkan generator untuk menghasilkan listrik dari putaran mekanis turbin
Ketika menggunakan komponen-komponen di atas, kondisi geografis serta aliran air suatu tempat juga harus dipertimbangkan.
Harus Membuka Lapangan Pekerjaan
Nukman mengatakan, pembangunan PLTMH di Sumber Jaya Lampung Barat itu tentunya dapat memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.