Daroji dalam kesempatan itu mengaku menyesal telah memilih Pasangan DA-Di (Dawam Rahardjo – Azwar Hadi) pada pilkada lalu.
GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
“Kami adalah tempat terbanyak orang yang memilih Bapak pada pemilu yang lalu karena berharap ada perubahan, tapi melihat kenyataan seperti ini, kami sangat, sangat menyesal. Mundur saja Pak..!”, jelasnya.
Diketahui pada aksi demo yang di ikuti oleh beberapa LSM,Lembaga dan aparatur desa menganggap pemerintah kabupaten telah gagal dalam menata perintahan dimana tertunggaknya insentif perangakat desa,guru PAUD, BPJS, rekanan yang belum terbayatkan ditambah lagi insfrastruktur yang rusak parah, memasukan pejabat dari luar daerah, serta terindikasi KKN.***









