BANDUNG – Kabar gembira bagi warga Jawa Barat yang ingin pulang kampung tanpa bikin dompet megap-megap. Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar Program Mudik Gratis 2026 dengan total 3.040 tiket dan 74 armada bus siap jalan pada 13–15 Maret 2026.
Program tahunan ini digagas Pemprov Jabar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar sebagai bentuk pelayanan publik menjelang Idulfitri. Tujuannya sederhana tapi penting: mudik lebih aman, tertib, dan tentu saja gratis.
Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar, mengatakan keberangkatan akan dilakukan dari beberapa titik strategis seperti Terminal Leuwipanjang Bandung, Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.
“Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jawa Barat yang ingin mudik ke kampung halaman, tentunya dengan persyaratan yang telah ditentukan,” ujarnya.
Gandeng PO Ternama, 74 Bus Disiapkan
Untuk memastikan perjalanan tetap nyaman dan selamat, Pemprov Jabar bekerja sama dengan sejumlah perusahaan otobus ternama seperti:
- PO Sugeng Rahayu
- PO Damri
- PO Sinar Jaya
- PO Primajasa
- PO MGI
Total ada 74 unit bus yang akan diberangkatkan, lengkap dengan pemeriksaan teknis (ramp check) sebelum jalan. Sopir dan kru juga dipastikan dalam kondisi sehat jadi yang deg-degan cukup yang ditinggal mantan, bukan soal keselamatan perjalanan.
Rute Dalam dan Luar Jabar
Rute yang disediakan cukup variatif, baik dalam maupun luar Provinsi Jawa Barat. Beberapa di antaranya:
- Bandung – Yogyakarta
- Bandung – Solo
- Bandung – Semarang
- Bandung – Wonogiri
- Bandung – Sukabumi
- Bogor – Pelabuhan Ratu
- Bekasi – Purbalingga
- Cikarang – Tasikmalaya
Kuota tiap rute berbeda, mulai dari puluhan hingga ratusan tiket. Artinya, siapa cepat dia dapat. Jangan sampai niat mudik gratis malah berujung scroll panjang karena kehabisan kuota.
Daftar Digital, Tinggal Klik
Untuk memudahkan masyarakat, pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi Sapawarga yang bisa diunduh di Playstore maupun App Store.
Pendaftaran dibuka mulai 11 Februari hingga 12 Maret 2026. Data yang perlu disiapkan cukup standar: NIK, nomor KK, alamat, tanggal lahir, dan pilihan rute. Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1–12 Maret 2026.
Dengan sistem digital ini, tak perlu antre panjang di terminal. Cukup antre sinyal yang stabil.
Mudik Aman, Dompet Tetap Aman
Program ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mudik tanpa terbebani ongkos transportasi yang biasanya melonjak jelang Lebaran. Selain membantu ekonomi warga, program ini juga berkontribusi mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.
“Ayo manfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman, nyaman, selamat, dan tertib,” ajak Dhani.
Jadi, kalau ingin pulang kampung tanpa bikin saldo menipis, sekarang saatnya bergerak cepat. Karena dalam urusan mudik gratis, yang paling menyakitkan bukan jarak melainkan kuota yang sudah penuh.***













