Paksi Skala Brak Anjau Silau di Lamban Balak Pakuwon Pekon Umbul Buah Tanggamus

Kehadiran Suttan Junjungan Sakti ke-27 bersama Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, Perdana Menteri Paksi Pak Skala Brak disambut Marga Buay Belunguh dengan rangkaian prosesi budaya Anjau Silau antar tokoh adat dan masyarakat setempat, Senin (24/10/2022)
Kehadiran Suttan Junjungan Sakti ke-27 bersama Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, Perdana Menteri Paksi Pak Skala Brak disambut Marga Buay Belunguh dengan rangkaian prosesi budaya Anjau Silau antar tokoh adat dan masyarakat setempat, Senin (24/10/2022)

WAWAINEWS – Sai Batin Puniakan M. Yanuar Firmansyah Gelar Suttan Junjungan Sakti ke-27 Paksi Buay Belunguh Paksi Pak Skala Brak, disambut prosesi adat Anjau Silau di Lamban Balak Pakuwon Pekon Umbul Buah, Kotaagung Timur, Tanggamus, Senin (24/10/2022).

Kehadiran Suttan Junjungan Sakti ke-27 bersama Irjen Pol (Purn) Ike Edwin, Perdana Menteri Paksi Pak Skala Brak disambut Marga Buay Belunguh dengan rangkaian prosesi budaya Anjau Silau antar tokoh adat dan masyarakat setempat.

Baca juga: Jaga Adat Istiadat, Nero Bentuk Laskar Lampung

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus dari Fraksi Nasdem, Kurnain gelar Khaja Mangku Negara Buay Belunguh saat melakukan penyambutan adat memberikan apresiasi.

Bagi Kurnain kehadiran kedua tokoh adat dari Paksi Skala Brak di Lamban Balak Pakuwon Pekon Umbul Buah, Kotaagung Timur, adalah suatu keistimewaan tersendiri.

“Terimakasih kepada tokoh-tokoh adat Kotaagung Timur, semua undangan yang sudah hadir di sini, kami bangga dan bahagia karena ini adalah acara adat yang sangat jarang kita lakukan" Kata Khaja Mangku Negara Buay Belunguh.

Baca juga: Tokoh Adat Lampung Apresiasi Pengamanan Aksi 22 Mei

Kurnain mengakui bahwa eksistensi kebudayaan adat Lampung semakin memudar hal itu disebabkan dengan adanya kemajuan zaman dan teknologi. Melalui acara Anjau Silau dia berharap adat dan budaya lampung bisa dilestarikan kembali.

"Tokoh adat di Kotaagung Timur terus melestarikan adat budaya Lampung, karena jujur, dengan kemajuan zaman, kemajuan teknologi ada sedikit tersingkirkan, " ujarnya menyebut budaya banyak tertinggalkan termasuk budaya adat Lampung, bahasa Lampung.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga