LAMPUNG TENGAH – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam memperkuat ekonomi desa kembali ditegaskan melalui peletakan batu pertama pembangunan Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Kampung Sukajaya, Kecamatan Anak Ratu Aji, Rabu (11/2/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Plt Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, di lokasi pembangunan yang berada di depan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan di lokasi pasar kampung setempat. Momentum ini menjadi penanda dimulainya penguatan kelembagaan ekonomi desa berbasis koperasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Anak Ratu Aji Suhaimi, Kapolsek Parulian, Danramil, Kepala Kampung Jumino, Yos Devera, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Dalam kesempatan itu, Camat Anak Ratu Aji, Suhaimi, menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat kampung.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik gedung, tetapi upaya membangun kekuatan ekonomi warga melalui koperasi,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Bupati I Komang Koheri menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun desa. Ia menyebut koperasi sebagai instrumen ekonomi kerakyatan yang harus diperkuat.
“Saya pelaksana tugas baru tiga bulan, ke depan mohon dukungan dan kerja samanya. Kita harus optimis, siapa lagi yang harus membangun kalau bukan kita,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kampung dan pemerintah pusat dalam menjalankan program pembangunan.
“Atas nama pemerintah daerah, saya melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih Kampung Sukajaya,” katanya.
Tak hanya seremoni, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemotongan nasi tumpeng, penyerahan bibit padi unggulan kepada petani, serta peninjauan lahan dengan mengendarai mesin rotari sebagai simbol dimulainya penguatan sektor pertanian.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Kampung Sukajaya, Sukimin, menjelaskan koperasi akan bergerak di berbagai bidang usaha strategis, seperti layanan kesehatan, gerai sembako, hingga sektor pertanian termasuk penyaluran pupuk subsidi.
“Kami juga akan melibatkan pelaku UMKM kampung setempat agar koperasi ini benar-benar menjadi milik bersama dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” ujarnya.
Ia berharap pembangunan gedung koperasi dapat segera rampung sehingga operasional koperasi berjalan maksimal dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan cepat selesai dan ke depan dengan adanya Koperasi Merah Putih ini, perekonomian warga Kampung Sukajaya bisa meningkat,” pungkasnya.
Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu memperkuat UMKM, mendukung sektor pertanian, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. ***












