WAWAINEWS – Melewati fase pandemi sejak awal tahun 2020 memang terasa berat bagi sebagian besar orang.
Selain perubahan dalam berbagai sisi kehidupan dan risiko guncangan ekonomi, pembatasan perjalanan pun membuat banyak orang merasa stres.
Rutinitas traveling ke dalam maupun luar negeri jadi terhambat karena dibatasi protokol kesehatan yang ketat.
Keterbatasan perjalanan di masa pandemi rupanya memicu revenge travel saat wabah Covid-19 mulai menurun dan beralih ke fase endemi.
Yuk, simak ulasan lengkap berikut ini supaya makin memahami fenomena revenge travel serta tips efektif bila ingin melakukannya!
Apa yang Dimaksud dengan Revenge Travel?
Revenge travel atau revenge tourism dapat didefinisikan sebagai bentuk “perjalanan balas dendam” yang dilakukan masyarakat ketika pandemi mulai mereda.
Selama ini mayoritas orang menahan diri untuk melakukan perjalanan karena harus menjalani isolasi dan karantina atau menaati peraturan pembatasan mobilitas yang berlaku.
Ketika pembatasan mobilitas dan syarat perjalanan mulai dilonggarkan, banyak orang yang memutuskan melakukan perjalanan ke dalam maupun luar negeri.
Mayoritas orang mengambil keputusan beli tiket pesawat akhir tahun sehingga membuat jumlah penumpang melonjak drastis.
Tujuan perjalanan pun sangat beragam, mulai dari pulang kampung, traveling ke tempat yang belum pernah disinggahi, hingga perjalanan bisnis.
7 Lokasi Wisata Dikenal Masyarakat di Kota Bekasi
Penyebab Terjadinya Revenge Travel
Fenomena revenge travel yang mulai terjadi menjelang penghujung tahun 2022 disebabkan beberapa faktor berikut ini: