Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Rp 2 Miliar Menguap, Pipa Tak Terpasang: Ada Apa dengan Tirta Bhagasasi?

×

Rp 2 Miliar Menguap, Pipa Tak Terpasang: Ada Apa dengan Tirta Bhagasasi?

Sebarkan artikel ini
ilustrasi wudhu
ilustrasi

BEKASI – Setelah proyek pengadaan pompa distribusi di IPA Pondok Ungu mendapat sorotan, kini proyek instalasi jaringan pipa air bersih menuju Perumahan Ningrat, Cikarang Selatan, turut menjadi perhatian aktivis di wilayah Bekasi.

Pasalnya Setelah pompa Pondok Ungu yang “baru tapi rasa lama”, kini muncul babak baru: menghilangnya Rp 2 miliar ala Hajatan Pipa Gaib di Perumahan Ningrat, Cikarang Selatan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sebelumnya pihak pengembang perumahan menyampaikan bahwa mereka telah menyetorkan dana sebesar Rp 2 miliar kepada Perumda Tirta Bhagasasi pada pertengahan 2025.

Dana tersebut diperuntukkan bagi percepatan pembangunan jaringan pipa dan sambungan air bersih bagi ratusan kepala keluarga.

Namun hingga saat ini, realisasi proyek belum berjalan, menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pengelolaan dana serta potensi adanya penyimpangan.

BACA JUGA :  Lantik Bupati Bekasi, Ini Pesan Kang Emil

Upaya konfirmasi kepada pihak Perumda belum membuahkan hasil. Bagian pemasaran hanya mengarahkan ke divisi hukum dan humas, namun kedua divisi tersebut belum memberikan pernyataan resmi.

Melihat besarnya nilai dana dan status Perumda sebagai BUMD, kasus ini berpotensi masuk dalam ranah tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam UU 31/1999 jo. UU 20/2001.

BACA JUGA :  Pascalongsor Cihanjuang, 26 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Akibat keterlambatan proyek juga berdampak pada hak konsumen sebagaimana diatur dalam UU Perlindungan Konsumen.

Pasalanya, akibatnya, ketidakjelasan tersebut, saat ini warga masih mandi pakai drama dan memasak pakai kekecewaan.

Kalau uang Rp 2 miliar itu benar-benar hilang, mungkin para penyidik perlu ganti metode, jangan cari pipanya, cari dulu ke mana humasnya pergi.***