LAMPUNG TIMUR — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Timur, Rustam Effendi, kembali melantik 90 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Senin (19/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan aparatur yang ditempatkan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Pelantikan berlangsung di halaman depan Kantor Bupati Lampung Timur. Sebanyak 90 ASN yang dilantik akan bertugas di berbagai OPD sesuai penempatan masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyebut pelantikan tersebut sebagai upaya memperkuat sumber daya manusia aparatur untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam arahannya, Sekda Rustam Effendi berharap para ASN yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta meningkatkan disiplin dan profesionalisme dalam bekerja.
Ia juga menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik. Para ASN diharapkan mampu bekerja secara kolaboratif, mengembangkan inovasi, serta menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat.
Berdasarkan penelusuran sejumlah pemberitaan, sedikitnya empat agenda pelantikan ASN yang dipimpin Rustam Effendi teridentifikasi sejak ia menjabat Sekda pada 4 September 2025.
Agenda pertama berlangsung pada 12 September 2025 dengan 29 pejabat. Selanjutnya, pada 6 Agustus 2026, sebanyak 38 pejabat sektor kesehatan dilantik, terdiri atas 24 kepala UPTD puskesmas dan 14 pejabat fungsional. Sehari kemudian, 7 Agustus 2026, sebanyak 43 pejabat administrator dan pengawas kembali dilantik.
Dengan pelantikan 90 ASN pada 19 Oktober 2026, jumlah akumulasi dari empat agenda tersebut mencapai 200 pelantikan atau penempatan ASN.
Angka tersebut merupakan akumulasi berdasarkan agenda yang teridentifikasi dalam pemberitaan, bukan data keseluruhan mutasi ASN selama kepemimpinan Bupati Ela Siti Nuryamah dan Wakil Bupati Azwar Hadi. Jumlah tersebut juga belum memastikan apakah terdapat ASN yang dilantik atau ditempatkan lebih dari satu kali.
Pemkab Lampung Timur berharap penataan aparatur dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mendorong pelayanan publik yang lebih responsif dan berkualitas.***













