Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Opini

Titiek Soeharto, Mafia Pangan dan Cundrik Mataram

×

Titiek Soeharto, Mafia Pangan dan Cundrik Mataram

Sebarkan artikel ini
Abdul Rohman Sukardi

Oleh: Abdul Rohman Sukardi

WAWAINEWS.ID – “Cundrik Mataram”. Profil itu terbersit ketika ngobrol santai dengan Mbak Titiek Soeharto. Putri Presiden Soeharto. Waktu itu tengah malam. Ketika ziarah ke Astana Giri Bangun dan Giri Layu Karanganyar.

Example 300x600
Scroll untuk baca artikel

Astana Giri Bangun (AGB) adalah kompleks makam Persiden Soeharto dan Ibu Tien bersama keluarga. Astana Giri Layu (AGL) merupakan kompleks makam Raja-Raja Mangkunegaran. Terletak kurang lebih satu kilometer ke arah atas dari Astana Giri Bangun.

BACA JUGA: Pilihan Tidak Netral Jokowi, Itu Bentuk Kecemasan Diri Sulit Disembunyikan

Ada keterkaitan apa antara Mbak Titiek dengan Cundrik Mataram?. Ceritanya panjang.

Inilah kisah itu.

Mbak Titiek waktu itu sudah menjadi anggota legislatif dari Partai Golkar dapil Yogya. Ia konsen isu-isu pertanian. Berada di Komisi IV DPR pula.

Setiap bulan setidaknya sekali ke Yogya. Mengunjungi petani, pedagang kecil dan perajin. Ia turun tidak menunggu waktu reses. Ia kelilingi dapilnya.

BACA JUGA: Anies Disebut Gandeng Cak Imin, Demokrat: Bentuk Pengkhianatan Terhadap Semangat Perubahan

Ia temui kelompok-kelompok tani (Poktan). Kelompok Wanita Tani (KWT). Pokdakan (kelompok-kelompok budidaya ikan). Pegiat-pegiat desa wisata. Bakul-bakul gendong. Elemen-elemen masyarakat bawah lainnya.

Waktu itu isu problem usaha pertanian sedang marak. Tekanan banjir komoditas impor sedang merebak. Pacul impor. Beras Impor. Pupuk langka dan mahal. Biaya Saprotan (sarana produksi pertanian) mahal. Usaha tani diambang rugi. Ia dengar keluh kesah masyarakat itu satu persatu.

Suatu ketika saya komunikasi dengan staf-staf yang berada di keliling Mbak Titiek. Selain staf lokal Yogya, yang saya ketahui ada dua staf laki-laki dan satu perempuan. Staf perempuan ini melekat ke mana Mbak Titiek kunjungan.