Pria kelahiran tanggal 8 April 1962 ini pernah tersandung kasus pengalihan IUP PT Indo Multi Niaga di Banyuwangi pada saat menjabat sebagai Executive General Manager Intrepid Mines Limited.
Ketika menjabat sebagai Presiden Direktur RAPP, dia berhasil membuat perusahaan pulp asal Riau ini membangun pabrik kertas atau Paper Machine 3 di Pelalawan yang mulai beroperasi pada bulan September 2016.
Dengan adanya pabrik tersebut kapasitas RAPP bertambah menjadi 250.000 ton per tahun dan sebagai penghasil high grade digital paper.
Lulusan MIT Sloan School of Management ini membidani Program Community Development (CD) khusus bidang Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Small Medium Enterprises (SME) yang sudah banyak meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar area operasional RAPP. Tony juga aktor di balik pembangunan jalan poros sepanjang 12.000 kilometer di sekitar konsesi RAPP.***









