Scroll untuk baca artikel
Wisata

Untirta Serang Diminta Memperbanyak Sekolah Film

×

Untirta Serang Diminta Memperbanyak Sekolah Film

Sebarkan artikel ini
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Festival Film Bulanan di Untirta Serang, Jumat 29 Maret 2024
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri Festival Film Bulanan di Untirta Serang, Jumat 29 Maret 2024 - foto doc ist

SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Provinsi Banten, menggelar Festival Film Bulanan (Fesbul) dalam peringatan hari film nasional pada Jumat (29/3/2024).

Fesbul di Untirta itu dihadiri langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno .

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menparekraf pun mendorong agar Untirta memperbanyak sekolah film maupun workshop agar semakin banyak mahasiswa yang berani untuk membuat film positif dan dipertontonkan kepada masyarakat luas.

“Karena mereka ini kan sekarang pegang Hp di situ ada kamera kan bisa membuat film pendek 7 menit, 5 menit bahkan 1 menit, karena pernah tercatat pemenang short film tanpa suara itu hanya di bawah 1 menit,” kata Menparekraf.

BACA JUGA :  700 KG Daging Celeng Tanpa Dokumen Diamankan di Pelabuhan Bakauheni

Menurut dia, film berperan dalam membentuk identitas bangsa, memperkuat kebanggaan nasional, serta mempromosikan keindahan dan kekayaan Indonesia di panggung dunia agar bangsa ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kemenparekraf/Baparekraf, Muhammad Neil El Himam, menambahkan dalam rangka memperingati Hari Film Nasional 2024, Kemenparekraf bersama Festival Film Bulanan menyelenggarakan diskusi yang membahas peran pemerintah dalam perfilman Indonesia, yang diselenggarakan di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.

Empat film pendek turut diputar dan disaksikan para mahasiswa dari seluruh Indonesia. Selain menikmati film, para penonton juga berpartisipasi aktif memberikan apresiasi dan respons dalam sharing session.

“Fesbul bersama Kemenparekraf berharap program tahunan ini bisa menjadi sebuah

BACA JUGA :  Cuaca Buruk, Antrean Panjang Terjadi di Pelabuhan Merak

selebrasi pencapaian, napak tilas gagasan, dan pembahasan inovasi untuk kedepannya. Semoga Hari Film Nasional ini memperkuat sinergi dalam mendukung perfilman Indonesia,” kata Neil.***