Scroll untuk baca artikel
Lintas Daerah

60 Kapal Disiagakan, ASDP Siap Pecah Antrean Mudik Merak–Bakauheni Lebaran 2026

×

60 Kapal Disiagakan, ASDP Siap Pecah Antrean Mudik Merak–Bakauheni Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Antrian mudik di Pelabuhan Merak mengular sejak dari pintu keluar tol hingga Pelabuhan hingga 7 jam banyak pemudik belum naik ke kapal fery, Kamis (28/4/2022)
Foto doc suasana antrean Pelabuhan Merak

SERANG – Mudik Lebaran identik dengan satu hal: sabar. Terutama bagi pemudik jalur penyeberangan. Tahun ini, PT ASDP Indonesia Ferry mengklaim sudah menyiapkan “amunisi laut” lebih dari 60 kapal untuk mengurai potensi antrean kendaraan dan penumpang.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menyebut armada yang disiapkan memiliki kapasitas 300 hingga 500 penumpang per kapal dengan kecepatan lebih baik dibanding tahun lalu. Targetnya jelas: waktu tunggu lebih singkat, proses bongkar muat lebih cepat, dan drama klakson berkurang.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Fokus layanan akan dipusatkan di lintasan padat seperti Pelabuhan Merak–Pelabuhan Bakauheni, serta dukungan dari Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Panjang, hingga Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya). Skemanya: sebar beban, jangan menumpuk di satu titik.

Menariknya, hingga saat ini tingkat penjualan tiket masih sangat rendah. ASDP mencatat ketersediaan tiket masih di atas 99,9 persen. Artinya, kapal sudah siap, tapi pemudik belum sepenuhnya menyerbu. Entah masih menunggu THR cair atau masih setia dengan tradisi “beli tiket mepet”.

BACA JUGA :  Mudik Lokal di Lampung Tak Dilarang, Tapi Penuhi Syarat ini

Untuk mendorong pergerakan lebih merata, ASDP bersama pemerintah menyiapkan stimulus dan diskon khusus. Harapannya, masyarakat mau memesan tiket lebih awal secara daring agar perjalanan lebih terencana—dan tidak berubah jadi uji kesabaran massal di pelabuhan.

Selain soal armada, aspek keselamatan juga jadi sorotan. Pemudik roda dua dan roda empat diimbau memastikan kondisi fisik dan kendaraan prima sebelum berangkat. Kapal boleh cepat, tapi kalau pengemudinya kurang istirahat, risikonya tetap sama.

BACA JUGA :  Waspada! 19 Daerah Jabar Berpotensi Terjadi Pergerakan Tanah, Ini Wilayahnya

Dengan tambahan kapal besar dan percepatan bongkar muat, ASDP optimistis arus mudik Lebaran 2026 bisa lebih lancar. T

inggal satu faktor penentu yang tak kalah penting, disiplin pemudik dalam memilih jadwal, memesan tiket lebih awal, dan tidak menunda sampai detik terakhir. Karena sehebat apa pun armada disiapkan, kalau semuanya berangkat di hari yang sama, laut pun bisa ikut macet.***