Scroll untuk baca artikel
Lintas Daerah

60 Posko Lebaran 2026 Disiapkan Pemprov Jabar: Mudik Bisa Ngopi, Dapat Info, Jalan Dijamin Mulus Tanpa Lubang

×

60 Posko Lebaran 2026 Disiapkan Pemprov Jabar: Mudik Bisa Ngopi, Dapat Info, Jalan Dijamin Mulus Tanpa Lubang

Sebarkan artikel ini
Foto: Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan meninjau Posko Terpadu Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (27/3/2025).
Foto: Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan meninjau Posko Terpadu Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (27/3/2025).

BANDUNG — Mudik tahun ini tak cuma soal macet dan drama bensin menipis. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang siap jadi oase di tengah lautan kendaraan. Tempat istirahat? Ada. Toilet? Siap. Mau tanya jalur alternatif biar tak terjebak macet? Tinggal mampir.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar, Agung Wahyudi, memastikan puluhan posko tersebut tersebar di enam UPTD strategis. Fungsinya bukan sekadar formalitas papan nama dan spanduk ucapan selamat Idulfitri, tapi benar-benar disiapkan sebagai titik rehat sekaligus pusat informasi jalur mudik.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Karena mudik tanpa informasi itu seperti masuk tol tanpa saldo: panik di ujung.

Tak hanya posko, Pemprov Jabar juga menyiapkan 19 titik Disaster Relief Unit (DRU) untuk mengantisipasi bencana di jalur provinsi.

DRU ini akan dikawal Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti nama yang terdengar seperti pasukan film aksi, tapi tugasnya sangat nyata, menangani kerusakan jalan, titik rawan kecelakaan, daerah rawan longsor, hingga laporan darurat dari masyarakat.

Peralatannya pun bukan kaleng-kaleng:

  • 20 mini excavator
  • 56 dump truck
  • 6 jembatan bailey
  • 40 pick up
  • 6 wheel loader
  • 81 alat pemadat
BACA JUGA :  Jabar Kembali Terapkan PSBB Proporsional

Artinya, kalau tiba-tiba jalan ambles atau longsor melintas, bukan cuma doa yang dikirim alat berat langsung meluncur.

DRU Tersebar di Titik Rawan dan Padat

Sebanyak 19 titik DRU disiagakan di wilayah strategis dan padat pemudik, seperti:

  • Kabupaten/Kota Bogor
  • Kabupaten/Kota Bekasi
  • Cianjur
  • Kabupaten/Kota Sukabumi
  • Purwakarta
  • Subang
  • Garut
  • Kota Bandung
  • Indramayu
  • Cirebon
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Tasikmalaya

Wilayah-wilayah ini memang langganan kepadatan saat arus mudik. Jadi langkah antisipatif ini bukan sekadar pencitraan musiman setidaknya di atas kertas.

Data dari Dinas Bina Marga menyebutkan kondisi jalan provinsi dalam kategori mantap mencapai 91,68 persen atau sekitar 2.362,183 kilometer.

BACA JUGA :  Banjir, Longsor dan Tanah Bergerak, Pemerintah Kabupaten Sukabumi Tetapkan Status Darurat Bencana

Perbaikan jalan berlubang juga sedang dikebut. Bahkan ada jaminan optimistis: saat mudik Idulfitri nanti, tidak ada lagi jalan berlubang.

Sebuah janji yang terdengar manis di telinga pemudik. Semoga bukan seperti resolusi awal tahun semangat di awal, hilang di pertengahan.

Dengan 60 posko istirahat, 19 titik DRU siaga bencana, ratusan alat berat, dan klaim jalan hampir 92 persen mantap, Jawa Barat tampaknya tak ingin mudik 2026 berubah jadi lomba ketahanan suspensi kendaraan.***