LAMPUNG — Peringatan dini cuaca yang dirilis pukul 03.35 WIB menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sejumlah wilayah mulai pukul 04.00 WIB, disertai kilat/petir dan angin kencang, Senin (23/2).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 06.30 WIB. Artinya, pagi warga bisa dimulai bukan dengan kopi hangat saja, tetapi juga genangan air di halaman.
Wilayah yang Diguyur Lebih Awal
Beberapa daerah yang berpotensi terdampak sejak dini hari antara lain:
- Kabupaten Lampung Selatan: Kalianda, Sidomulyo, Katibung, Penengahan, Palas, Sragi, Candipuro, Merbau Mataram, Way Sulan, Way Panji.
- Kabupaten Lampung Tengah: Gunung Sugih, Trimurjo, Terbanggi Besar, hingga Anak Ratu Aji.
- Kabupaten Lampung Utara: Kotabumi dan sejumlah kecamatan Abung serta Sungkai.
- Kabupaten Tulang Bawang: Gedung Meneng, Penawar Tama, hingga Gedung Aji Baru.
- Kabupaten Lampung Timur: Pekalongan, Sekampung, Batanghari, Bandar Sribhawono, dan sekitarnya.
- Kabupaten Way Kanan: Blambangan Umpu, Baradatu, Negara Batin, dan lainnya.
- Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang Barat.
- Kota Metro (Metro Pusat, Utara, Timur).
Berpotensi Meluas
Hujan juga diperkirakan meluas ke wilayah lain seperti Lampung Barat, termasuk kawasan wisata alam dan dataran tinggi, serta area konservasi seperti Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur.
Kota Bandar Lampung pun tak luput dari potensi guyuran, mencakup wilayah Kedaton, Sukarame, Rajabasa, hingga Telukbetung dan sekitarnya. Singkatnya: awan gelap tampaknya sedang melakukan tur keliling provinsi.
Waspada Dampak Ikutan
Selain hujan lebat, potensi petir dan angin kencang patut diwaspadai. Pohon tumbang, kabel listrik terganggu, hingga genangan cepat muncul di titik rawan menjadi risiko yang perlu diantisipasi.
Pengendara roda dua diminta ekstra hati-hati, terutama saat melintas di jalur minim penerangan atau rawan banjir. Sementara bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, kewaspadaan lebih perlu ditingkatkan. Air tak pernah kirim undangan sebelum datang.
Jangan Panik, Tapi Jangan Abai
Cuaca ekstrem dini hari memang bukan hal baru di musim penghujan. Namun, kombinasi hujan lebat, kilat, dan angin kencang tetap tak boleh diremehkan.
Alarm bukan untuk menakut-nakuti, melainkan mengingatkan. Karena lebih baik menutup jendela sebelum angin masuk, daripada menyesal saat genteng ikut terbang.
Pantau terus pembaruan informasi cuaca resmi dan pastikan aktivitas pagi Anda tetap aman. Lampung basah boleh saja, tapi keselamatan tetap nomor satu.***










