Scroll untuk baca artikel
Head LinePolitik

Muscab PKB Lampung Timur “Panas di Luar, Solid di Dalam”: Politik, UMKM, dan Pariwisata Disatukan di Pugung Raharjo

×

Muscab PKB Lampung Timur “Panas di Luar, Solid di Dalam”: Politik, UMKM, dan Pariwisata Disatukan di Pugung Raharjo

Sebarkan artikel ini
Muscab PKB Lampung Timur di Taman Purbakala Pugung Raharjo, Sekampung Udik, tahun ini menghadirkan nuansa yang begitu istimewa dan penuh kesejukan, Sabtu (11/4) - foto Jali

LAMPUNG TIMUR – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Timur tak sekadar forum rutin organisasi. Digelar di kawasan wisata Taman Purbakala Pugung Raharjo, Sabtu (11/4/2026), agenda ini menjelma panggung konsolidasi politik sekaligus etalase pemberdayaan ekonomi berbasis desa.

Di tengah terik matahari yang “tak kenal kompromi”, para kader justru menunjukkan soliditas yang tak kalah panas. Hadirnya 24 PAC dan 264 ranting desa menegaskan satu hal mesin politik PKB di Lampung Timur masih bekerja penuh, dari atas hingga akar rumput.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Ketua DPC PKB Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat. Ia menyebut Muscab bukan sekadar forum memilih pengurus, tapi momentum mempertegas arah politik pelayanan.

BACA JUGA :  Resmi Dukung Himel, PKB Lamsel Diminta Segera Bergerak

“PKB harus hadir, bukan hanya saat pemilu. Tapi saat masyarakat butuh solusi,” ujarnya.

Berbeda dari Muscab yang identik dengan suasana formal, kali ini nuansa budaya dan ekonomi rakyat justru lebih dominan. Tari kreasi Igel Cangget, fashion show Muli Meghanay, hingga kehadiran pelaku UMKM seperti “Kertas Putih Purbakala” membuat acara terasa seperti festival rakyat bukan sekadar rapat politik.

Di sinilah PKB memainkan strategi halus, mendekatkan politik dengan keseharian warga. Tema “Kebangkitan UMKM dan Pariwisata Desa” bukan jargon kosong, melainkan ditampilkan langsung di lapangan. Tentu hal ini menunjukkan eksistensi sebagai partai pemenang di Lampung Timur khususnya.

BACA JUGA :  Pabrik Sabut Kelapa Tanpa Plang di Kawasan Register 38 Lampung Timur, Diduga Hanya Kantongi "Izin Koordinasi"

Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, dan Wakil Gubernur Lampung Jihan turut hadir bersama perwakilan DPP, Nyai Hindun yang langsung membuka pelaksanaan Muscab seolah menegaskan bahwa pola Muscab berbasis wisata ini merupakan gerakan serentak di 15 kabupaten/kota.

Salah satu momen yang paling disorot adalah peluncuran enam unit mobil BAGUNA (Bantuan Kegunaan). Program ini merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, agar partai tidak hanya hadir dalam wacana, tapi juga dalam aksi nyata.

Mobil BAGUNA dirancang sebagai layanan serbaguna: dari kebutuhan kesehatan hingga kegiatan sosial masyarakat. Dalam bahasa politik yang lebih jujur, ini adalah cara PKB memastikan kehadirannya “terlihat dan terasa”.

BACA JUGA :  KM Samarinda Tenggelam di Perairan Matak Anambas, Tiga Meninggal Dunia

Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, yang hadir mewakili pemerintah daerah, mengingatkan bahwa perbedaan politik tak boleh mengorbankan kepentingan publik.

“Momentum seperti ini harus jadi ruang pemersatu. Yang utama tetap masyarakat,” ujar Ketua Golkar Lampung Timur ini.

Pernyataan ini terdengar normatif, tapi relevan terutama di tengah dinamika politik lokal yang kerap memanas menjelang kontestasi.

Untuk diketahui bahwa PKB Lampung Timur memiliki 12 kursi untuk DPRD di Bumei Tuwah Bepadan, ketua PKB juga sebagai Bupati Lampung Timur dan dua kursi untuk DPRD Lampung dari Dapil setempat.***