LAMPUNG TIMUR – Operasi besar-besaran tim gabungan Polda Lampung menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (13/10/2026). Sedikitnya lima orang dilaporkan telah diamankan dalam penggerebekan yang berlangsung sejak pagi.
Operasi tersebut menyasar tiga wilayah Jabung, Desa Negara Saka dan Negara Batin. Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, sejumlah orang yang diduga masuk dalam jaringan peredaran narkoba setempat turut menjadi sasaran petugas. Hingga berita ini ditayangkan, penggerebekan disebut masih berlangsung.
“Sudah ada sekitar lima orang ditangkap. Mereka ini kami istilahkan pemain besar atau bandar besar yang diciduk polisi dalam penggerebekan sejak pagi tadi,” ungkap seorang warga yang melaporkan perkembangan operasi di lapangan.
Warga mengapresiasi langkah aparat yang dinilai menyasar jaringan lebih luas, bukan hanya pelaku kecil. Menurut dia, selama ini penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah tersebut kerap dianggap belum menyentuh seluruh lapisan jaringan yang diduga terlibat atau masih bisa dikatakan hanya pemain kecil yang ditangkap.
“Biasanya yang ditangkap hanya bandar kecil. Kali ini, besar maupun kecil disebut ikut menjadi sasaran,” ujarnya.
Meski demikian, identitas, jumlah pasti orang yang diamankan, serta status hukum masing-masing masih memerlukan konfirmasi resmi dari kepolisian. Informasi mengenai pihak-pihak yang disebut warga dalam operasi tersebut juga belum dapat dipastikan secara independen.
Namun dari informasi di lapangan menyebutkan ada lima orang yang telah ditangkap seperti warga Bawang Tijang inisial SL, BD, Usung Ompong Negara Saka berhasil lolos dan anak buahnya diciduk, Sinul Sibun, dan Roni Planet yang telah berhasil diringkus.
Penggerebekan ini kembali menyoroti persoalan peredaran narkoba di wilayah Jabung yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Warga, termasuk sejumlah tokoh setempat, menilai persoalan tersebut telah berkembang menjadi ancaman serius bagi lingkungan sosial dan keselamatan generasi muda.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Warga menyebut dugaan kejadian overdosis berulang kali menjadi perhatian masyarakat. Belum lama ini, beredar pula laporan mengenai dugaan overdosis saat pesta organ tunggal yang berlangsung hingga dini hari. Peristiwa tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan penyebab dan kaitannya dengan narkoba.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup berhenti pada penangkapan sejumlah orang. Jika peredaran masih terus berulang, pertanyaan yang perlu dijawab adalah bagaimana jaringan itu bertahan, dari mana pasokan berasal, serta sejauh mana pengawasan dan penegakan hukum mampu memutus mata rantainya.
Warga berharap operasi kali ini tidak sekadar menjadi penggerebekan yang ramai sehari, lalu tenggelam dalam pemberitaan berikutnya. Mereka menginginkan penindakan yang menyeluruh, pengusutan jaringan hingga ke pemasok, serta proses hukum yang transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebab, ketika narkoba terus meresahkan masyarakat, yang dipertaruhkan bukan hanya penegakan hukum, melainkan juga keselamatan warga dan masa depan generasi muda di Jabung.
Wawai News masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari Polda Lampung mengenai jumlah orang yang diamankan, barang bukti, status operasi, serta perkembangan penyidikan. Nama-nama yang beredar di tengah masyarakat belum dapat dinyatakan sebagai bandar atau pelaku tindak pidana sebelum ada keterangan resmi dan proses hukum yang memastikan status mereka.***












