Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Di Tengah Polemik Bus Transpatriot, Dirut PTMP Bagi Sembako ke Medi

×

Di Tengah Polemik Bus Transpatriot, Dirut PTMP Bagi Sembako ke Medi

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT Mitra Patriot (PTMP) David Raharja - foto doc

KOTA BEKASI — Di saat sorotan publik mengarah pada polemik penjualan armada Bus Transpatriot, Direktur Utama PT Mitra Patriot (PTMP) David Raharja justru tampil ke hadapan awak media dengan agenda berbeda, menyalurkan ratusan paket sembako.

Aksi ini diklaim sebagai bentuk apresiasi terhadap peran pers, sekaligus memantik tafsir publik di tengah iklim kritik yang tengah menghangat.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

David Raharja menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pribadinya untuk terus menumbuhkan nilai berbagi kepada sesama, termasuk kepada insan pers yang dinilainya memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi di Kota Bekasi.

BACA JUGA :  Viral! Warga Bantar Gebang Harus Tebus Daging Kurban Rp15 Ribu, Netizen Geram

“Berbagi sudah menjadi komitmen saya sejak lama. Media merupakan salah satu unsur penting di Kota Bekasi, karena berperan dalam menyampaikan informasi dan menjalankan fungsi kontrol sosial. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi ini sebagai wujud terima kasih,” ujar David kepada awak media, selepas Apel pagi di Plaza pemkot Bekasi. Senin (5/1/2026).

Ia mengungkapkan, sebelum penyaluran kepada jurnalis, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan serupa kepada unsur TNI dan Polri yang terlibat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang dinilainya berjalan dengan aman dan lancar.

“Total bantuan yang disalurkan kali ini sekitar 500 paket sembako, yang diberikan kepada awak media melalui perwakilan koordinator lapangan. Harapannya, media di Kota Bekasi ke depan semakin maju dan dapat bekerja semakin profesional,” jelasnya.

BACA JUGA :  Warsimin Diganti Widiastuti Anggota DPRD Kota Bekasi

Menanggapi isu yang beredar bahwa pembagian sembako tersebut dianggap sebagai upaya untuk meredam kritik, David dengan tegas membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi tidak ada kaitannya dengan upaya membungkam kritik dari media.

“Tidak ada pembagian sembako untuk menutup kritik. Saya tidak anti-kritik. Sejak jauh sebelum menjabat di PTMP, berbagi sudah menjadi kebiasaan saya. Bagi saya, berbagi adalah rezeki dan berkah, dan tidak akan membuat kita kekurangan,” tegasnya.

Menurut David, kritik yang disampaikan secara konstruktif dan dapat dipertanggungjawabkan justru sangat dibutuhkan untuk perbaikan ke depan. Namun, ia menegaskan akan bersikap tegas terhadap kritik yang bersifat hoaks atau tidak berdasar.

BACA JUGA :  Lurah Penyebar Proposal di Kota Bekasi Hanya Dapat Sanksi Arahan Tegas?

“Saya menerima kritik selama itu membangun dan berdasarkan fakta. Tapi jika kritik berupa hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, tentu akan saya lawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, David berharap agar insan pers, baik media online, cetak, maupun televisi di Kota Bekasi, dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Harapan saya, media bisa lebih profesional dalam mengambil data, serta tetap menjunjung tinggi prinsip keberimbangan dan hak jawab. Jika ada pihak yang dikritik atau bahkan dibully, setidaknya diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi,” pungkasnya.***